Mjnews.id – Getuk Lindri adalah makanan khas tradisional yang berasal dari Jawa, mengingat masyarakat Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, yang memiliki ragam budaya, sehingga kue tradisional tersebut dapat dijumpai di kota ini.
Sawahlunto, Kota yang dikenal sebagai tambang batu bara di masa Kolonial Belanda, kini menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di Sumatera Barat, menyimpan berbagai warisan kuliner tradisional yang sangat menggugah selera, tak lekang dimakan usia.
Mulai dari zaman kolonial Belanda sampai zaman gadget saat ini, makanan tradisional tersebut masih diminati, tidak saja oleh kaum lansia tapi juga kawula muda, salah satunya adalah Getuk Lindri.
Getuk Lindri terbuat dari ubi kayu atau singkong ini sangat diminati oleh masyarakat, apalagi cara pengolahannya yang terbilang cepat tanpa bahan pengawet.
Makanan tradisional getuk lindri ini dibuat dari ubi kayu yang sudah direbus, dan sudah dibumbui ini kemudian digiling dengan menggunakan penggilingan getuk lindri dengan memberi pewarna makanan yang sesuai selera, kemudian dibentuk dan dipotong kotak-kotak, dan ditaburi kelapa parut di atasnya membuat tampilan makanan legendaris ini semakin menarik dan menggugah selera.
Anak muda sering menyebutkan dengan makanan jadul. Meskipun demikian, getuk lindri ini menjadi hidangan snack yang paling diminati jika dikemas dalam acara-acara rapat di kantoran.
Pengrajin makanan getuk lindri ini hanya dapat dijumpai di beberapa daerah saja di Sawahlunto, salah satunya ada di Pasar Sapan, yang bisa didapati setiap hari Rabu dan Sabtu. Getuk lindri ini dibandrol dengan harga 2 ribu per potongnya, jadi dengan uang 20 ribu rupiah kita sudah bisa mendapatkan getuk lindri ini sebanyak 10 potong.
Salah seorang penjual getuk lindri yang bernama Titin mengaku, ilmu yang didapat dalam membuat olahan makanan tradisional getuk lindri ini berasal dari turun temurun anggota keluarganya.
“Alhamdulillah, saya bangga bisa membuat makanan tradisional ini tetap ada dan tetap diminati dari segala usia.
Untuk pengunjung yang belum pernah mencoba sensasi rasa getuk lindri ini, silahkan bisa langsung membelinya dengan langsung mengunjungi Pasar Sapan, setiap hari Rabu dan Sabtu, mari kita jaga kuliner tradisional kita di antara makanan modern yang semakin mendunia.
(Uni)








