Berita

Tanggap Darurat: BPBD Blitar Percepat Perbaikan Jalan Amblas di Jembatan Dawuhan

657
×

Tanggap Darurat: BPBD Blitar Percepat Perbaikan Jalan Amblas di Jembatan Dawuhan

Sebarkan artikel ini
IMG 20241102 WA0125

Mjnews.id – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Blitar dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan kerusakan signifikan pada ruas jalan di Jembatan Dawuhan, yang terletak di Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan. Dampak dari curah hujan yang tinggi ini membuat aspal di area sekitar jembatan ambles dengan kedalaman mencapai 1,5 meter dan diameter 15 cm. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat serta pengguna jalan yang melewati kawasan tersebut, mengingat pentingnya infrastruktur ini bagi mobilitas masyarakat.

Menanggapi situasi darurat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar segera mengambil tindakan cepat. Mereka melakukan evaluasi terhadap kerusakan yang terjadi dan berkoordinasi dengan pihak kontraktor untuk mempercepat proses perbaikan. Ivong Berttyanto, Kepala BPBD Kabupaten Blitar, menjelaskan bahwa perbaikan ini merupakan tanggung jawab kontraktor, mengingat ruas jalan di sekitar jembatan masih dalam masa pemeliharaan.

ADVERTISEMENT

“Karena masih dalam masa pemeliharaan, kami telah menginstruksikan pihak kontraktor untuk segera melakukan perbaikan. Hari ini, kami telah memulai pemadatan dan pengecoran pada area yang mengalami ambles,” ungkap Ivong pada Sabtu, 2 November 2024. Proses perbaikan ini diharapkan dapat segera mengembalikan kondisi jalan agar aman untuk dilalui oleh kendaraan.

Lebih lanjut, Ivong menjelaskan bahwa setelah tahap pemadatan selesai dan tanah dirasa cukup stabil, rencana perbaikan akan dilanjutkan dengan pengaspalan hotmix. Proses ini dijadwalkan berlangsung sekitar 10 November 2024, sehingga diharapkan jalan dapat segera digunakan kembali tanpa adanya risiko kerusakan yang lebih parah.

Jembatan Dawuhan sendiri adalah proyek besar yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp7,4 miliar, dan baru saja selesai pada tanggal 14 September 2024. Jembatan ini diresmikan sebagai bagian dari program bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 13 Oktober 2024. Namun, hujan deras yang terus-menerus mengguyur Kecamatan Kademangan telah menyebabkan pergeseran tanah urukan di sekitar jembatan tersebut, sehingga berkontribusi pada amblesnya jalan.

BPBD Kabupaten Blitar sangat memperhatikan kondisi ini karena akses jembatan tersebut sangat vital bagi mobilitas warga. “Ini adalah tanah urukan baru, sehingga wajar jika masih ada potensi amblas,” tambah Ivong. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap proses perbaikan agar kerusakan serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.

Di sisi lain, Priyo Santoso, pimpinan CV. Tiga Berlian yang bertindak sebagai kontraktor proyek, menjelaskan bahwa saat ini timnya tengah melakukan perbaikan yang diperlukan. Ia menambahkan bahwa mereka melakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan kondisi tanah benar-benar stabil sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. “Kami sudah melakukan pemeliharaan pada timbunan yang ambles, dan pengecekan dilakukan setiap hari untuk memastikan bahwa kondisi jalan di sekitar Jembatan Dawuhan dapat segera kembali normal dan aman untuk dilewati,” ujar Priyo.

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh BPBD dan kontraktor, diharapkan perbaikan ruas jalan ini dapat segera rampung, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari. Keberadaan jembatan yang kuat dan aman tentunya menjadi prioritas utama untuk mendukung mobilitas dan keselamatan warga di wilayah tersebut. (*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT