Selain fasilitas kesehatan, Gubernur Mahyeldi juga meresmikan Masjid Abdul Aziz yang berlokasi di lingkungan RSUD Achmad Mochtar. Masjid ini menjadi simbol pentingnya nilai spiritual dalam proses penyembuhan pasien.
“Masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan spiritual pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan. Semoga kehadirannya memberi ketenangan dan kekuatan bagi semua yang berada di rumah sakit ini,” kata Mahyeldi.
Pembangunan masjid ini, terang Mahyeldi, didukung oleh H. Suarlis dan keluarga, yang mengabadikan nama kakeknya, Abdul Aziz, sebagai nama masjid tersebut. Pembangunan masjid sendiri menelan biaya sekitar Rp4 miliar, serah terima kunci masjid dilakukan kepada Direktur RSUD, disaksikan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Bupati Agam, serta keluarga besar Abdul Aziz.
Direktur RSAM, Busril, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. Ia menyebut pembangunan Masjid Abdul Aziz dimulai sejak peletakan batu pertama oleh Gubernur pada 5 Oktober 2023 dan rampung dalam waktu lebih dari satu tahun.
“Alhamdulillah, semua ini terwujud berkat dukungan penuh dari keluarga H. Suarlis dengan total biaya mencapai Rp4 miliar. Kehadiran masjid ini menjadi tempat ibadah yang nyaman, dan semoga memberikan berkah bagi kita semua,” ujar Busril.
Selain peresmian fasilitas, Gubernur Mahyeldi juga menyerahkan bantuan kepada 55 keluarga dari Parambahan dan Pandai Sikek, masing-masing senilai Rp3 juta. Tak hanya itu, RSUD Achmad Mochtar juga menyediakan paket bantuan untuk pasien, pengunjung, dan keluarga pasien yang bersumber dari keluarga H. Suarlis serta para donatur lainnya.
“Kami berharap program ini bisa berlanjut untuk meringankan beban masyarakat yang berobat di rumah sakit ini,” tutup Busril.
(adpsb)












