pemkab muba
BeritaKabupaten Solok

Promosikan Wisata 5 Danau, Puncak Gunung Talang Solok Perlu Menara Pandang

59
×

Promosikan Wisata 5 Danau, Puncak Gunung Talang Solok Perlu Menara Pandang

Sebarkan artikel ini
Nasripul
Nasripul. (f/ist)

Mjnews.id – Kabupaten Solok, Sumatera Barat merupakan negeri yang indah dan menawan. Dengan keragaman destinasi wisata telah mendunia seperti 5 danau tersohor dan destinasi wisata alam lainnya.

Menurut Nasripul, seorang putra daerah asal Kabupaten Solok, birokrat yang telah pernah menduduki jabatan, ibarat pepatah mengatakan, nyaris seluruh posisi ‘tumpuk tampi’ telah dipimpinnya dari daerah Kabupaten sampai provinsi dari jabatan lurah hingga OPD dinas provinsi.

ADVERTISEMENT

Nasripul, melihat daerah Kabupaten Solok untuk memperoleh pemasukan daerah salah satunya dari sektor non migas yakni sektor wisata.

Kabupaten Solok identik dengan alam berhawa sejuk, ragam sayur-mayur andalan kebutuhan daerah lain.

Begitu juga etnik dan kultur serta ragam budaya yang dimiliki masyarakat daerah Solok dapat menjadi pengayaan dan daya tarik kunjungan wisata mancanegara dan lokal.

Nasripul, jabatan sekarang sebagai Kepala Samsat yang berkedudukan di Kabupaten Sijunjung, saat bincang khusus bersama awak media ini dikantornya pada Kamis 23 Januari 2024, mengatakan, setiap iven wisata yang digelar sangat perlu penetapan tanggal dan bulan khusus yang penetapan tanggal dan bulannya tidak akan berubah-ubah lagi.

Yang seyogianya penetapan tanggal dan bulan untuk iven wisata tersebut, kalau bisa menghindari hari-hari besar nasional seperti tanggal 17 Agustus, Hari besar Idul Fitri serta hari libur tahun baru.

“Sehingga pengunjung fokus untuk mengenal ivent wisata secara spesifik yang di selenggarakan oleh daerah Kabupaten Solok”, katanya.

Tujuannya, pengunjung datang untuk menyaksikan khusus dan fokus untuk ivent wisata yang diselenggarakan oleh Daerah Solok, bukan sampingan karena hari libur nasional atau hari besar nasional, misalnya demikian”, ungkapnya.

Namun, setiap iven itu perlu dikemas dengan Brand Bonafit dan tak berobah tiap tanggal dan bulan penetapan iven wisata tersebut.

Sehingga dalam keinginan pengunjung punya rencana khusus melalui promosi yang begitu gencar melalui digital yang didukung oleh generasi milenial sebagai support promosi ragam jenis wisata yang ada di daerah Solok ini.

Seperti untuk iven Danau Singkarak makan Bareh Solok dengan dulang bajamba.

“Kemudian, iven Danau Diateh menyanyikan lagu Bareh Solok dengan alat musik tradisional Talempong paciak oleh seribu orang tokoh masyarakat dan termasuk yang memainkan Talempong tersebut dari masing-masing unsur pimpinan SKPD setingkat kepala dinas dan camat, hal ini akan menjadi daya tarik tersendiri”, jelasnya.

“Selanjutnya, pada objek wisata Danau Talang digelar pula parade hasil pertanian, di lokasi areal pertanian bawang, cabe, stroberry serta di lahan tanaman pangan lainnya seperti di areal sayuran,” sebut Nasripul.

“Di danau duo juga bisa diselenggarakan seperti iven mancing-mancing tradisional serta dilakukan pula budidaya ikan lepas di Danu duo tersebut sebagai sarana tempat wisata”, imbuh Nasripul menginspirasi.

“Dari masing-masing iven dan parade itu Memang diselenggarakan pada lokasi objek wisata tersebut, dan jangan ivennya digelar di pusat ibukota kabupaten, hal ini tak original iven. Orang mau bila ivent tersebut diselenggarakan pada lokasi objek wisata bersangkutan”, ulasnya.

Di puncak Gunung Talang pula di bikin semacam ikon menara pandang atau tempat berpose sebagai promosi keindahan alam yang bisa melihat 4 Danau Singkarak, Danau Diateh, Danau Dibawah dan Danau Talang.

Sehingga di sana juga bisa tempat berkemah bagi pengunjung. Namun tetap menjaga kelestarian alam dan tak merusak ekosistem yang ada.

Sehingga pengunjung wisata yang sampai bersantai di menara pandang, Gunung Talang merupakan bagian dari promosi potensi wisata yang ada di daerah Solok.

Di menara pandang Gunung Talang, pengunjung bisa bikin konten kreator media sosial dengan mengambil gambar melalui drone dan selfie bersama para besti-besti yang ikut berkunjung.

“Sehingga dengan sendirinya Daerah Solok akan kebanjiran pengunjung yang menguntungkan bagi ekonomi masyarakat disekitarnya,” tutup Nasripul bersemangat.

(Obral)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT