pemkab muba
BeritaSolok Selatan

Warga bersama Forkopimda Koto Parik Gadang Diateh Deklarasi Anti Narkoba

462
×

Warga bersama Forkopimda Koto Parik Gadang Diateh Deklarasi Anti Narkoba

Sebarkan artikel ini
Warga bersama Forkopimda Koto Parik Gadang Diateh Deklarasikan Anti Narkoba
Warga bersama Forkopimda Koto Parik Gadang, Solok Selatan, Diateh Deklarasikan Anti Narkoba. (f/ist)

Mjnews.id – Warga Kecamatan Koto Parik Gadang di Ateh (KPGD) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan deklarasi untuk mendukung jajaran Kepolisian Resort (Polres) Solok Selatan dalam memberantas Narkoba (Narkotika dan Obat-obatan Terlarang).

Deklarasi tersebut tampak turut dihadiri ketua DPD PAN juga sebagai Anggota DPRD dari Komisi I Erwin Ali. Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Solok Selatan, Attila Majidi Dt. Sibungsu, Camat KPGD Soni Patrisia dan tokoh masyarakat dan tokoh agama Kecamatan setempat, Rabu (26/2/2025).

ADVERTISEMENT

Pada deklarasi itu juga diresmikan penempatan rumah kampung bebas narkoba. Selanjutnya dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama untuk mewujudkan Kampung Bebas Narkoba di Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), Kabupaten Solok Selatan.

Acara ini upaya komitmen Pemerintah bersama Kepolisian dan berbagai pihak dalam memerangi peredaran Narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

Bupati Solok Selatan diwakili Asisten Pemerintah dan Kesra, Efi Yandri, turut menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi Narkoba di Indonesia.

“Indonesia sudah berada pada level darurat sekaligus menjadi produsen Narkoba. Berdasarkan data per September 2024, dari 4.865 pengguna narkoba, 13,7 persen di antaranya adalah pelajar dan mahasiswa. Ini sangat merugikan pembangunan masa depan Indonesia,” katanya.

Efi Yandri menilai bahwa fenomena ini menjadi ancaman serius bagi pembangunan sumber daya manusia di tanah air.

Sementara Kapolres Solok Selatan yang diwakili Kabag Ops, AKP Indra Kusuma, dalam sambutannya menegaskan bahwa Narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi secara kolektif.

“Narkoba adalah lawan yang harus kita hadapi bersama-sama. Saya memohon kepada seluruh stakeholder yang hadir untuk bahu membahu memberikan informasi terkait Narkoba, terutama di KPGD yang saat ini sangat marak,” ujarnya dengan nada tegas.

Indra Kusuma menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menekan peredaran narkoba yang kian mengancam generasi muda.

Sementara Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Solok Selatan, Atila Majidi Dt. Sibungsu, juga menyuarakan dukungannya terhadap program ini.

“Narkoba merusak. Kami mendukung penuh program Kampung Bebas Narkoba. Pembersihan Narkoba adalah tugas bersama semua elemen masyarakat,” ujarnya.

(sus)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT