BeritaSumatera Barat

Wagub Sumbar: Nagari Creative Hub Ubah Potensi Lokal Jadi Daya Saing Global

409
×

Wagub Sumbar: Nagari Creative Hub Ubah Potensi Lokal Jadi Daya Saing Global

Sebarkan artikel ini
Wagub Vasko Ruseimy dalam pertemuan dengan P2 DEWI Sumbar
Wagub Vasko Ruseimy dalam pertemuan dengan P2 DEWI Sumbar. (f/diskominfotik)

Mjnews.id – Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, menegaskan bahwa potensi wisata di setiap nagari harus dioptimalkan dengan pendekatan berbasis kreativitas dan digitalisasi. Menurutnya, nagari memiliki banyak produk unggulan yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Program Nagari Creative Hub mengangkat potensi lokal yang selama ini dianggap biasa saja oleh masyarakat nagari. Padahal, jika dipoles dengan inovasi dan pemasaran yang tepat, produk-produk ini bisa memiliki daya saing tinggi, bahkan di pasar internasional,” ujar Vasko dalam pertemuan dengan Tim Pemberdayaan dan Pengembangan Desa Wisata (TP2 DEWI) Sumbar di Padang, Selasa (12/3/2025).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, Nagari Creative Hub tidak hanya mendorong kreativitas masyarakat, tetapi juga memberikan fasilitas digital, termasuk internet gratis, pelatihan pemasaran daring hingga akses permodalan. Dengan demikian, pelaku usaha lokal dapat lebih mudah memasarkan produk mereka ke luar Sumbar.

“Program ini akan menghubungkan nagari yang telah berkembang dengan lembaga keuangan agar UMKM di nagari mendapat dukungan permodalan,” sambungnya.

Selain itu, menurut Vasko konsep ini juga akan memperkuat sektor pariwisata dengan memanfaatkan keunikan masing-masing nagari melalui integrasi dengan desa-desa wisata.

“Sumbar dikenal dengan potensi wisata dengan karakter yang beragam, yang bukan hanya mass tourism. Setiap pelosok nagari kita punya potensi lokal yang luar biasa. Keragaman karakter nagari inilah yang akan dijual menjadi daya tarik wisata daerah,” kata Vasko.

Dengan integrasi desa wisata dan Nagari Creative Hub, ekonomi lokal diharapkan semakin berkembang, sekaligus memperkuat posisi Sumbar sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.

Mendukung hal ini, Ketua Bidang Media, Promosi dan IT TP2 DEWI Sumbar, yang juga menjabat ketua Sumbar Kreatif Forum, Riswandi Sudarso mengatakan simpul nagari kreatif sebetulnya sudah ada di Sumbar, bahkan sejak jaman kolonial Belanda.

“Beberapa daerah di Sumbar yang memiliki warisan kerajinan tangan sejak zaman kolonial, seperti Silungkang di Sawahlunto dengan tenunannya, Nagari Koto Gadang di dengan sulam dan peraknya, pengrajin besi di Sungai Pua Agam, dan masih banyak yang lainnya,” ujar pria yang akrab disapa Kiwi ini.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT