BeritaKabupaten PasamanNasional

PSU 8 Daerah Berjalan Lancar, Paslon 01 Tetap Menyala di Pasaman

904
×

PSU 8 Daerah Berjalan Lancar, Paslon 01 Tetap Menyala di Pasaman

Sebarkan artikel ini
Paslon 01 Pilkada Pasaman, Welly Suheri dan Parulian Dalimunthe
Paslon 01 Pilkada Pasaman, Welly Suheri dan Parulian Dalimunthe. (f/ist)

Mjnews.id – Delapan kabupaten/kota yakni Kabupaten Pasaman (Sumatera Barat), Kota Banjarbaru (Kalimantan Selatan), Kabupaten Serang (Banten), Kabupaten Empat Lawang (Sumatera Selatan), Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat), Kabupaten Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur), Kabupaten Gorontalo Utara (Gorontalo), dan Kabupaten Bengkulu Selatan (Bengkulu) telah menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dengan lancar dan sukses, Sabtu 19 April 2025.

PSU menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dengan jangka waktu pelaksanaan 60 hari turut dimonitoring langsung Ketua dan Anggota KPU.

ADVERTISEMENT

Pada pelaksanaan PSU di Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, hadir melaksanakan monitoring Anggota KPU Yulianto Sudrajat yang meninjau TPS 006 Nagari Limo Koto Kecamatan Bonjol, TPS 001 Nagari Ganggo Mudiak Kecamatan Bonjol dan TPS 001 Nagari Binjai Kecamatan Tigo Nagari. Di Kab Pasaman, PSU berlangsung di 605 TPS yang tersebar di 12 kecamatan 62 nagari/desa dengan tingkat partisipasi pemilih 65,27 persen. Jumlah pemilih PSU 218.980 pemilih dengan pengguna hak pilih 143.086.

Meski tanpa bekal pengalaman dan minimnya dukungan para tokoh politik, Welly Suheri atau popular dipanggil Da Pode, berpasangan dengan H. Parulian Dalimunthe tetap menyala dalam Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Pasaman 19 April 2025.

Hebatnya lagi, ‘back ground’ lawan yang dihadapi Da Pode juga bukan Cakada ‘kaleng-kaleng’. Mereka adalah para pejabat tinggi Pasaman yang sangat berkuasa di masanya. Yang satu mantan wakil bupati yang sempat diangkat menjadi bupati, dan rival satunya lagi mantan sekda yang juga ‘orang kepercayaan’ dua bupati sebelumnya.

Ironisnya lagi, para tokoh Pasaman –nyaris hampir seluruhnya, seperti dua mantan bupati dua periode, mantan wakil bupati, sejumlah anggota DPR RI, beberapa anggota DPRD Provinsi, puluhan anggota DPRD Kabupaten Pasaman serta ‘para-para’ tokoh Pasaman dari unsur lainnya, bersatu berjibaku melawan Da Pode.

Sementara Welly Suheri bersama Cawabup Parulian Dalimunthe nyaris tidak dapat dukungan para tokoh politik. Namun di kubu Paslon yang ber-tagline “Pasaman Bangkit” ini, ada dukungan masyarakat yang begitu kuat, ada partisipasi teman serta kerabat yang begitu nyata serta tulus.

Alhasil, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Welly Suhery–Parulian Dalimunte, berhasil membuktikan pengaruhnya di hati masyarakat Pasaman.

Paslon 01 tetap tampil menyala sebagai peraih suara terbanyak di dua ajang Pilkada Pasaman yang hanya terpaut jarak 5 bulan.

Hasil hitung cepat dari formulir C1 yang dikumpulkan para saksi di 605 TPS (Tempat Pemungutan Suara) di 12 kecamatan dan 62 nagari oleh salah satu Posko Tim Pemenang, Welly – Parulian meraih 61.603 suara atau 43,46 persen. Pasangan Maraondak–Desrizal menyusul dengan 50.009 suara (35,28 persen), sementara pasangan Sabar AS–Sukardi mendapatkan 30.134 suara atau 21,26 persen dari total pemilih yang ikut nyoblos di TPS.

Pasangan Welly–Parulian berhasil unggul di 9 kecamatan dari 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman.

Begitu juga data real count yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp, menampilkan keunggulan pasangan Welly–Parulian. Dalam salah satu data yang beredar, pasangan ini meraih 59.779 suara, diikuti oleh Maraondak–Desrizal dengan 49.263 suara, dan Sabar–Sukardi dengan 29.398 suara. Data ini juga menunjukkan bahwa pasangan nomor urut 01 unggul di 8 kecamatan.

Data perolehan hasil suara di atas belum keputusan resmi KPU Pasaman.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT