Saat ini program Koperasi Merah Putih menyediakan fasilitas internet di desa dengan berjualan bandwidth khusus di wilayah blank spot dengan harga murah bagi warga desa untuk memenuhi kebutuhan internet dimaksud.
“Kami ingin sinergi ini Kalu berjalan program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” ujarnya.
Harapan dari Anggota DPRD
Aan Cipta Mandiri, mewakili suara masyarakat, juga menyuarakan harapan agar program percepatan ini segera direalisasikan. Ia menegaskan pentingnya pembangunan di titik blank spot setiap tahun secara berkesinambungan dan berharap ke Komdigi dukungan penuh bersama provider lainnya sebagaimana. Usulan Pemkab Muba dapat segera terealisasi.
Aan berharap 5 tahun ke depan muba bebas blankspot.
Tanggapan Komdigi
Staf Khusus Menteri Komdigi, Artanto Nurprabowo, mengapresiasi keseriusan Pemkab Muba.
“Tindak lanjut adalah kunci. Kami berharap komunikasi ini berlanjut, dan semua masukan akan kami catat untuk ditindaklanjuti bersama BAKTI dan operator seluler,” jelasnya.
Artanto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur telekomunikasi bukan hanya urusan bisnis, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan transformasi digital yang inklusif dan merata.
(Mira)












