BeritaPadang PariamanParlemenSumatera Barat

Wujudkan Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Sumbar Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Program “Ba Jaguang”

458
×

Wujudkan Ketahanan Pangan, Ketua DPRD Sumbar Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Program “Ba Jaguang”

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menghadiri peluncuran program strategis “Ba Jaguang: Dari Ranah Minang untuk Ketahanan Pangan Indonesia”, di Warehouse Paten Mekar Tani, Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman
Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, menghadiri peluncuran program strategis “Ba Jaguang: Dari Ranah Minang untuk Ketahanan Pangan Indonesia”, di Warehouse Paten Mekar Tani, Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. (f/humas)

Mjnews.id – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Drs. H. Muhidi, M.M., menegaskan pentingnya kolaborasi antara petani, pemerintah, swasta, dan institusi penegak hukum dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri peluncuran program strategis “Ba Jaguang: Dari Ranah Minang untuk Ketahanan Pangan Indonesia”, yang digelar pada Kamis (24/7/2025) di Warehouse Paten Mekar Tani, Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman.

ADVERTISEMENT

Ekosistem Pertanian Terintegrasi

Program “Ba Jaguang” merupakan kolaborasi antara Paten Mekar Tani, Polda Sumbar, dan Pemerintah Provinsi Sumbar. Program ini dirancang untuk membangun ekosistem jagung yang terintegrasi dan berkelanjutan, melalui penyediaan sarana produksi, pendampingan teknis, serta jaminan penyerapan hasil panen.

“Kalau rantai suplai jagung ini kuat dan berkelanjutan, maka ketahanan pangan nasional bisa kita jaga. Tapi ini butuh kerja sama semua pihak—pemerintah, DPRD, swasta, dan tentu petani lokal,” ujar Muhidi.

Muhidi menyampaikan, DPRD Sumbar siap mendukung melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang berpihak pada petani. Menurutnya, jagung merupakan komoditas strategis yang berdampak langsung terhadap harga pangan, pasokan pakan ternak, dan kesejahteraan petani.

Petani Butuh Dukungan

Lebih lanjut, Muhidi menekankan bahwa petani tidak bisa dibiarkan berjuang sendiri di tengah dinamika pasar. Ia mengapresiasi pendekatan kemitraan yang dilakukan oleh Paten Mekar Tani karena menawarkan kepastian dari proses tanam hingga pembelian hasil panen.

“Petani butuh modal, pendampingan, dan kepastian pasar. Program seperti ini memberi arah dan harapan. Kita harus hentikan praktik petani dibiarkan bertarung sendiri di pasar,” tegasnya.

Dihadiri Tokoh Penting

Peluncuran program ini ditandai dengan penanaman jagung secara simbolis, penandatanganan prasasti kolaborasi, serta penganugerahan “Tokoh Penggerak Potensi Sumbar” kepada sejumlah tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian.

Hadir dalam kesempatan itu Anggota Komisi IV DPR RI Rahman Saleh, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Bupati Padang Pariaman Jhon Kennedy Azis, Investor dan ratusan petani mitra.

Direktur Utama Paten Mekar Tani, Ari Irpendi Putra, menuturkan bahwa program ini adalah wujud nyata sinergi lintas sektor. Ia menyampaikan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif yang melibatkan swasta, aparat hukum, dan petani lokal sebagai pelaku utama di lapangan.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT