BeritaKesehatanMalang

Anak di Bawah 5 Tahun Rentan TBC, Dinkes Malang Perkuat Layanan dan Skrining

650
×

Anak di Bawah 5 Tahun Rentan TBC, Dinkes Malang Perkuat Layanan dan Skrining

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Anak di Bawah 5 Tahun Rentan TBC
Ilustrasi.

Mjnews.id – Anak-anak khususnya usia di bawah lima tahun, menjadi kelompok paling rentan terserang penyakit tuberkulosis (TBC). Kuman Mycobacterium Tuberculosis yang masuk melalui saluran pernapasan lebih mudah menginfeksi anak karena daya tahan tubuh mereka belum sempurna.

“Semua usia bisa terserang, tetapi yang paling rentan adalah anak-anak di bawah 5 tahun,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, drg. Ivan Drie, melalui Plt Sekretaris Dinas Kesehatan, Gunawan Djoko Untoro, Kamis 7 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

Selain balita, kelompok usia 15–34 tahun juga memiliki risiko tinggi terpapar TBC. Aktivitas sosial dan ekonomi yang tinggi membuat mereka lebih sering berada di lingkungan padat, transportasi umum, maupun tempat kerja yang berpotensi menularkan penyakit.

“Orang dewasa usia produktif 15–54 tahun banyak terserang TBC. Lansia di atas 60 tahun juga rawan karena sistem imunnya menurun,” tambahnya.

Untuk menekan angka kasus TBC, Dinkes Kabupaten Malang menjamin ketersediaan obat yang bermutu dan gratis bagi pasien TBC. Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan juga dilakukan untuk memastikan layanan sesuai standar.

Selain pengobatan, skrining TBC digencarkan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmas serta Active Case Finding (ACF) di masyarakat. Kegiatan ini melibatkan komunitas dan mitra peduli TBC untuk memperluas jangkauan layanan.

(rmn)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT