BeritaPendidikanSumatera Barat

Pemprov Sumbar Gandeng Dunia Usaha Perbanyak Jumlah Sekolah Adiwiyata

347
×

Pemprov Sumbar Gandeng Dunia Usaha Perbanyak Jumlah Sekolah Adiwiyata

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumbar, Andi Irawan
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumbar, Andi Irawan. (f/pemprov)

Mjnews.id – Pemerintah Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) melakukan pendekatan kolaboratif dalam menciptakan Sekolah Adiwiyata (sekolah berbudaya lingkungan, Red), dengan menggandeng dunia usaha melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI menargetkan minimal 20 persen sekolah di setiap provinsi telah berpredikat Adiwiyata pada tahun 2030.

ADVERTISEMENT

Untuk itu, Pemprov Sumbar menyiapkan langkah strategis untuk memenuhi target nasional tersebut. Melalui gagasan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumbar, Andi Irawan, kolaborasi dengan dunia usaha dimaksudkan untuk mempercepat peningkatan jumlah Sekolah Adiwiyata di Sumbar.

Berdasarkan data DLH Provinsi Sumbar, dari total 763 SMA/SMK/MA di Sumbar, baru 15 sekolah meraih kategori Adiwiyata Provinsi, 8 sekolah kategori Adiwiyata Nasional, dan 2 sekolah berstatus Adiwiyata Mandiri sejak 2021 hingga 2024.

“Saat ini baru sekitar empat persen sekolah menengah di Sumbar yang berpredikat Adiwiyata. Karena itu, kita perlu langkah-langkah kreatif dan kolaboratif agar bisa mengejar target yang telah ditetapkan,” ujar Andi Irawan di Padang, Jumat (24/10/2025).

Andi menjelaskan, Sekolah Adiwiyata bukan sekadar sekolah yang hijau dan bersih, tetapi juga sekolah yang warganya memiliki kesadaran serta perilaku peduli lingkungan. Pengelolaan sampah, sanitasi, air bersih, serta penghijauan menjadi bagian dari pembelajaran sehari-hari untuk mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Untuk mempercepat realisasi program ini, DLH Provinsi Sumbar menjalin kolaborasi dengan dunia usaha. Pada tahap awal, telah dilakukan penjajakan kerja sama dengan PT Semen Padang dan PT Tirta Investama (AQUA) melalui pemanfaatan program TJSL.

“Alhamdulillah, rencana ini mendapat sambutan positif dari dunia usaha. Insya Allah dalam waktu dekat kita akan melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Semen Padang dan PT Tirta Investama,” ungkap Andi.

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan bertindak sebagai “Bapak Angkat” bagi sejumlah sekolah binaan dengan memberikan dukungan berupa peningkatan sarana-prasarana, pelatihan bagi warga sekolah, serta penguatan kapasitas pengelolaan lingkungan.

Pada tahap awal, sekolah binaan yang dipilih antara lain SMA dan SMK Semen Padang serta SMKN 2 Gunung Talang, Kabupaten Solok.

“Kita berharap, melalui pendampingan ini, setiap warga sekolah tidak hanya mampu menerapkan prinsip Adiwiyata di lingkungannya, tetapi juga menjadi agen perubahan yang menularkan kebiasaan baik ke masyarakat sekitar,” tambahnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT