BeritaKemnakerLowongan KerjaNasionalSumatera Utara

Wamenaker Buka PBK dan Rekrutmen Peserta Pelatihan Bahasa Jepang di BBPVP Medan

191
×

Wamenaker Buka PBK dan Rekrutmen Peserta Pelatihan Bahasa Jepang di BBPVP Medan

Sebarkan artikel ini
Wamenaker, Afriansyah Noor dalam PBK dan Rekrutmen Peserta Pelatihan Bahasa Jepang di BBPVP Medan
Wamenaker, Afriansyah Noor dalam PBK dan Rekrutmen Peserta Pelatihan Bahasa Jepang di BBPVP Medan. (f/humas)

Mjnews.id – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) hasil kerja sama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan dengan Pemerintah Kabupaten Toba, sekaligus membuka proses rekrutmen peserta Pelatihan Bahasa Jepang untuk skema Caregiver dan Food Processing yang bekerja sama dengan Hinode General Welfare Group.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di BBPVP Medan, Sumatera Utara, Selasa (18/11/2025), sebagai upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas kompetensi tenaga kerja daerah, sekaligus membuka peluang penempatan tenaga kerja terampil ke Jepang.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Wamenaker menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi nyata antara Kemnaker dan Pemerintah Kabupaten Toba.

“Pelatihan ini adalah bukti komitmen dan langkah strategis kita dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan nasional, dimulai dari Kabupaten Toba,” ujarnya.

Wamenaker menjelaskan bahwa BBPVP Medan terus menguatkan tiga strategi utama peningkatan kompetensi, yakni menyasar pemuda untuk menekan TPT usia muda, menghadirkan keahlian sesuai kebutuhan industri, serta membekali masyarakat dengan keterampilan wirausaha agar pekerja informal dapat naik kelas.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Toba yang dinilainya aktif mengidentifikasi potensi tenaga kerja daerah. Menurutnya, kolaborasi pusat dan daerah ini mampu membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan Coffee Brewing dan Bakery

Pada kesempatan itu, Wamenaker menyoroti potensi Kabupaten Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Ia menilai bahwa peningkatan layanan kuliner berperan penting mendukung kualitas pariwisata. Karena itu, pelatihan peracikan kopi dan pembuatan roti dinilai sangat relevan untuk membuka peluang usaha dan memperkuat sektor wisata.

Melalui pelatihan coffee brewing dan bakery, peserta dibekali keterampilan teknis, kreativitas, dan pemahaman cita rasa lokal. Program ini diharapkan mengurangi skill mismatch serta mencetak tenaga kerja yang kompetitif di industri maupun wirausaha.

Ia lebih lanjut mengatakan, selain pelatihan domestik, BBPVP Medan juga menyediakan peluang kerja luar negeri melalui kerja sama dengan Hinode General Welfare Group.

“Program ini menjadi jembatan emas bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja di Jepang,” tuturnya.

Ia berpesan kepada para peserta agar mengikuti kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi demi menurunkan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(*/eki)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT