BeritaKemensosNasional

Menteri Sosial Ajak Masyarakat Berpartisipasi Mutakhirkan DTSEN

555
×

Menteri Sosial Ajak Masyarakat Berpartisipasi Mutakhirkan DTSEN

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf berikan keterangan terkait pemutakhiran DTSEN
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf berikan keterangan terkait pemutakhiran DTSEN. (f/humas)

Mjnews.id – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam memutakhirkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sebab, data bersifat sangat dinamis karena ada yang meninggal, lahir, menikah, dan pindah tempat tiap harinya.

“Dalam rangka pemutakhiran itu, kita menghadirkan saluran-saluran yang mudah-mudahan ini bisa dipilih oleh masyarakat luas. Intinya, kita ingin pemutakhiran bisa diikuti lebih banyak pihak,” kata Gus Ipul di kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Selasa (18/11/2025).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan pemutakhiran data dapat dilakukan lewat jalur formal mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, desa, dan seterusnya sampai dinsos dan bupati. Lalu, dari Bupati atau Wali kota akan menyampaikan data ke Kemensos.

“Kami juga mengundang masyarakat luas untuk ikut memutakhirkan DTSEN,” katanya.

Gus Ipul menjelaskan untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi untuk memutakhirkan data dapat menyertakan sejumlah bukti melalui beberapa saluran. Misalnya, bukti foto aset.

“Ada saluran yang dilakukan khusus melalui operator, apakah itu operator desa, operator dinsos yang mereka bisa menggunakan SIKS-NG atau Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation,” katanya.

Lalu, ia menyebutkan pemutakhiran data juga dapat melalui aplikasi Cek Bansos. Aplikasi ini menyediakan fitur usul dan sanggah. Kemensos juga melakukan ground check untuk memastikan data yang dimiliki sesuai dengan kenyataan di lapangan.

“Kami melakukan uji petik ke lapangan bersama pendamping-pendamping yang kami miliki, pilar-pilar social yang kami miliki bekerja dengan desa setempat, dinsos setempat, dan bupati, wali kota,” katanya.

Ia menuturkan pemutakhiran data DTSEN dapat dilakukan dengan menghubungi call center Kemensos pada nomor 021-171. Lewat call center tersebut, masyarakat bisa memberikan informasi untuk ditindaklanjuti petugas yang bersangkutan.

“Lalu yang terakhir adalah WA Center. Nomornya sedang kita persiapkan, sedang dibuat sistemnya, mudah-mudahan bulan depan atau awal tahun depan, WA Center ini sudah bisa mulai beroperasi,” katanya.

Ia berharap lewat banyak saluran ini, masyarakat luas dapat lebih mudah untuk berpartisipasi memutakhirkan data. Dalam pemutakhiran ini, Kemensos berpedoman pada instrument dan standarisasi yang diberikan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Ada variabel isian, misalnya ada 39 variabel atau juga 14 variabel kunci yang nanti bisa dilihat ketika membuka Cek Bansos,” katanya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT