BeritaKabupaten Solok

Bupati Solok Hadiri FGD Sinergi Pengembangan Energi Terbarukan bersama Dirjen EBTKE

268
×

Bupati Solok Hadiri FGD Sinergi Pengembangan Energi Terbarukan bersama Dirjen EBTKE

Sebarkan artikel ini
Bupati Solok Hadiri FGD Sinergi Pengembangan Energi Terbarukan bersama Dirjen EBTKE
Bupati Solok Hadiri FGD Sinergi Pengembangan Energi Terbarukan bersama Dirjen EBTKE di Hotel Santika Padang. (f/pemkab)

Mjnews.id – Bupati Solok, Jon Firman Pandu menghadiri Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Sinergi Pengembangan Energi Terbarukan di Provinsi Sumatera Barat untuk Mendukung Transisi Energi Nasional” yang digelar di Hotel Santika Padang, Kamis (20/11/25).

Kegiatan tersebut dihadiri secara virtual oleh Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Prof. Dr. Eng. Eniya Listiani Dewi, B.Eng., M.Eng., IPU, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, jajaran pemerintah daerah, akademisi pelaku industri, serta sejumlah pemangku kepentingan di sektor energi.

ADVERTISEMENT

Dalam forum tersebut, Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FGD pertama dalam rangkaian penguatan transisi energi nasional.

“Terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat yang telah mendukung penuh penyelenggaraan kegiatan ini. FGD di Sumatera Barat ini menjadi yang pertama kami adakan sebagai langkah memperkenalkan kembali target-target transisi energi nasional yang perlu kita kawal bersama,” ujar Dirjen EBTKE Eniya Listiani Dewi dalam sambutannya.

Eniya Listiani Dewi Sumatera mengatakan bahwa Sumatera memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa, yaitu sekitar 720,9 megawatt, yang berasal dari pembangkit listrik tenaga air, panas bumi, dan tenaga surya.

“Potensi ini harus kita optimalkan secara berkelanjutan, dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya lagi.

Sementara Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya menegaskan bahwa Sumbar memiliki posisi sangat strategis dalam pengembangan energi bersih dibandingkan provinsi lain di pulau Sumatera.

“Sumatera Barat memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa, mulai dari energi air, panas bumi, hingga energi surya. Saat ini terdapat 21 titik lokasi potensi panas bumi yang tersebar di 7 kabupaten. Ini adalah kekuatan besar yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Gubernur.

Gubernur mengatakan kehadiran pemerintah kabupaten dan kota dalam forum ini sangat strategis. Keberhasilan investasi energi terbarukan sangat bergantung pada dukungan dan kesiapan daerah dalam menyediakan ruang, regulasi, dan iklim kerja yang kondusif bagi investor

Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan di Kabupaten Solok

Bupati Jon Firman Pandu mengatakan pentingnya percepatan pengembangan energi terbarukan di Kabupaten Solok sebagai bagian dari upaya nasional menuju bauran energi bersih.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT