Pemkab Sijunjung juga berencana mengoperasionalkan Unit Layanan Paspor (ULP) pada tahun ini. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengurus paspor tanpa harus pergi ke Padang atau Bukittinggi.
Bupati turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah secara partisipatif dan kolaboratif.
“Pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengharapkan dukungan terhadap berbagai program strategis pemerintah, termasuk program MBG yang telah menjangkau sekitar 40 ribu penerima manfaat melalui 18 SPPG di Kabupaten Sijunjung.
Di sektor ekonomi, penguatan ekonomi kerakyatan terus didorong melalui Koperasi Merah Putih serta pembangunan 18 unit konstruksi grey KDMP dari total 62 unit yang direncanakan.
Sementara itu, dalam bidang perlindungan sosial, Pemkab Sijunjung tetap berkomitmen memberikan jaminan kepada masyarakat melalui BPJS Kesehatan (program JKN) dan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, meski di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Momentum Idulfitri tahun ini pun menjadi simbol harapan baru bagi Kabupaten Sijunjung untuk terus melangkah maju menuju kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan.
(tri)












