BeritaKota Payakumbuh

BPBD Payakumbuh Percepat Pelatihan Mitigasi, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

32
×

BPBD Payakumbuh Percepat Pelatihan Mitigasi, Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini
BPBD Payakumbuh Percepat Pelatihan Mitigasi Bencana
BPBD Payakumbuh Percepat Pelatihan Mitigasi Bencana. (f/pemko)

Mjnews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Payakumbuh bergerak cepat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dengan menggelar pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana, sehari setelah Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026.

“Pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat,” kata Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Staf Ahli Erizon, saat membuka kegiatan di Aula Kantor Bersama Padang Kaduduak, Senin (27/04/2026).

ADVERTISEMENT

Staf Ahli Erizon mengatakan sesuai arahan Wali Kota Zulmaeta kegiatan penanganan darurat kebencanaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar segera dilaksanakan, mengingat bencana itu tidak memiliki jadwal dan dapat kapan saja bisa terjadi.

Oleh karenanya, kata Erizon, LPM, Linmas, dan relawan yang memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat bencana di tengah masyarakat perlu diperkuat dengan pembekalan terkait langkah-langkah pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan awal saat bencana terjadi.

“Hari ini kita berkumpul karena kita memilih bersiap untuk selamat. LPM, Linmas, dan relawan adalah garda terdepan ketika sirene bencana berbunyi di tengah malam, saat warga panik, listrik padam, dan jalan terputus. Di situlah mereka hadir,” ujarnya.

Erizon menambahkan, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya tanggungjawab pemerintah semata.

“Ketika bencana datang, pemerintah tidak akan sanggup menghadapi sendiri. Karena itu, semua elemen perlu dibekali pengetahuan agar mampu mengurangi risiko dan menekan jumlah korban,” katanya.

BPBD Payakumbuh mengumpulkan 128 perwakilan pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Linmas, dan relawan dalam kegiatan tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Payakumbuh, Devitra, menjelaskan, pelatihan ini menjadi bagian dari implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus menindaklanjuti arahan wali kota agar program yang menyentuh masyarakat segera dijalankan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan masyarakat di wilayah rawan bencana memiliki pengetahuan yang cukup. Kami berikan sosialisasi, edukasi, dan latihan agar warga benar-benar siap jika bencana datang,” kata Devitra.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT