BeritaInfrastrukturKabupaten Dharmasraya

Jalan Padang Hilalang-Lubuk Labu Sepanjang 16 Km di Dharmasraya Segera Diperbaiki

13
×

Jalan Padang Hilalang-Lubuk Labu Sepanjang 16 Km di Dharmasraya Segera Diperbaiki

Sebarkan artikel ini
Wali Nagari Banai dan Ninik Mamak serta tokoh masyarakat Jorong Lubuk Labu bersama Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani
Wali Nagari Banai dan Ninik Mamak serta tokoh masyarakat Jorong Lubuk Labu bersama Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani. (f/ist)

Mjnews.id – Wali Nagari Banai bersama Ninik Mamak dan tokoh masyarakat Jorong Lubuk Labu diundang oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani ke rumah Dinas, bahas masalah infrastruktur Jalan Jorong Lubuk Labu menuju Padang Hilalang.

Salah satu ruas jalan masih berupa tanah yang cukup memprihatinkan berada di Jorong Lubuk Labu yang menghubungkan ke Jorong Padang Hilalang. Jorong Lubuk Labu tersebut juga menghubungkan ke Kabupaten Solok Selatan.

ADVERTISEMENT

Pembahasan terkait persoalan tersebut dilakukan dalam rapat yang digelar pada Minggu, 7 Juni 2026, di rumah Dinas Bupati Dharmasraya.

Agenda rapat meliputi pembahasan perbaikan infrastruktur jalan, batas wilayah Nagari Banai Jorong Lubuk Labu dengan Kabupaten Solok Selatan, status lahan kawasan Lubuk Labu, serta pengusulan program Pamsimas untuk kebutuhan air bersih masyarakat.

Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, Dinas PUPR, Kabag Tapem, Camat Sembilan Koto, Wali Nagari Banai, serta ninik mamak dan tokoh masyarakat Jorong Lubuk Labu.

Dalam rapat tersebut, salah satu poin penting yang menjadi keputusan adalah percepatan perbaikan jalan Padang Hilalang–Lubuk Labu sepanjang 16 kilometer.

“Metode pelaksanaan perbaikan jalan direncanakan menggunakan pola kerja bakti TNI melalui program Karya Bakti atau TMMD agar pengerjaan dapat berjalan lebih efisien dan efektif, menyesuaikan dengan kondisi anggaran APBD yang saat ini masih terbatas,” ungkapnya.

Bupati Dharmasraya telah menganggarkan dana sebesar Rp500 juta. Namun, berdasarkan usulan Wali Nagari Banai bersama ninik mamak dan tokoh masyarakat, anggaran tersebut diharapkan dapat ditingkatkan menjadi Rp1 miliar.

“Saat ini, pemerintah daerah sedang mengupayakan penambahan anggaran tersebut melalui anggaran perubahan,” terangnya.

Lebih lanjut, selain persoalan jalan, rapat juga membahas peninjauan ulang batas wilayah. Peninjauan tersebut mencakup batas wilayah administratif pemerintahan serta batas wilayah tanah ulayat atau adat. Terakhir, pengusulan kegiatan Pamsimas. (*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT