pemkab muba
BeritaSumatera Barat

Sumbar Jajaki Peluang Investasi Korea Selatan dalam Pengelolaan Sampah dan Pengembangan Energi Bersih

31
×

Sumbar Jajaki Peluang Investasi Korea Selatan dalam Pengelolaan Sampah dan Pengembangan Energi Bersih

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah (kanan) saat menyerahkan balasan Letter of Intent (LOI) peluang investasi bersama konsorsium Korea Selatan kepada Mr. Shin Chang Aun, Chairman Korea Agriculture and fisheries and industry Recycling Cooperative (KARC) (kiri), disaksikan oleh Mr. Dr. Parlindungan Purba, SH., MM Honorary Consul The Honorary Consulate of The Republic of Korea (tengah) di Ruang Rapat Istana Gubernuran
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah (kanan) saat menyerahkan balasan Letter of Intent (LOI) peluang investasi bersama konsorsium Korea Selatan kepada Mr. Shin Chang Aun, Chairman Korea Agriculture and fisheries and industry Recycling Cooperative (KARC) (kiri), disaksikan oleh Mr. Dr. Parlindungan Purba, SH., MM Honorary Consul The Honorary Consulate of The Republic of Korea (tengah) di Ruang Rapat Istana Gubernuran. (f/dok. makopim/David)

Selain itu, sampah yang tersedia juga berpotensi diolah menjadi Solid Recovered Fuel (SRF), yakni bahan bakar alternatif yang berasal dari material sampah yang telah melalui proses pengolahan.

“Kami tertarik pada proyek-proyek pengurangan gas rumah kaca, sirkulasi sumber daya, daur ulang, dan penerapan teknologi terbaru dari Korea. Potensi itu ada di Sumbar,” ungkap Shin.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan, pihaknya berharap dapat segera melakukan pembahasan lebih lanjut bersama Pemerintah Kota Padang dan pemangku kepentingan terkait untuk mengkaji potensi serta konsep dasar pengembangan proyek secara lebih teknis.

Menurut Shin, penyampaian LOI merupakan langkah awal untuk membangun kerja sama yang lebih konkret, termasuk kemungkinan menuju penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di tahap berikutnya. Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pertukaran teknologi dan pengalaman antara Korea Selatan dan Indonesia di bidang pengelolaan lingkungan.

“Kami berharap kerja sama antara Sumatera Barat dan asosiasi kami dapat terus berlanjut dan menghasilkan proyek yang baik,” katanya.

Pemprov Sumbar berharap penjajakan investasi tersebut dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pembangunan hijau di Sumbar melalui pengelolaan sampah yang lebih modern, pemanfaatan energi bersih, pengurangan emisi, sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru secara berkelanjutan. (adpsb)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT