pemkab muba
BeritaMusi BanyuasinParlemen

7 Fraksi DPRD Muba Sampaikan Pandangan Umum tentang Rancangan APBD Perubahan 2026

17
×

7 Fraksi DPRD Muba Sampaikan Pandangan Umum tentang Rancangan APBD Perubahan 2026

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 7 Fraksi DPRD Muba Sampaikan Pandangan Umum tentang Rancangan APBD Perubahan 2026
Sebanyak 7 Fraksi DPRD Muba Sampaikan Pandangan Umum tentang Rancangan APBD Perubahan 2026. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pembahasan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun Anggaran 2026 memasuki tahapan penting. Sebanyak tujuh fraksi DPRD Muba menyampaikan pemandangan umum terhadap Raperda Perubahan APBD 2026 dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-20, Selasa (18/8/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua III DPRD Muba Edi Pramono, didampingi Ketua DPRD Afitni Junaidi Gumay, SE., dan Wakil Ketua I Irwin Zulyani, SH., serta dihadiri langsung Bupati Muba H M. Toha Tohet, SH., para Asisten, Staf Ahli, Forkopimda, anggota DPRD dan jajaran perangkat daerah.

ADVERTISEMENT

Dalam pemandangan umum, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi langkah pemerintah daerah melakukan penyesuaian APBD seiring perkembangan pendapatan dan kebutuhan daerah.

Pendapatan daerah dalam R-APBD Perubahan 2026 meningkat dari Rp3,118 triliun menjadi Rp3,256 triliun, atau bertambah sekitar Rp138,05 miliar (4,43 persen). Sementara belanja daerah meningkat dari Rp3,262 triliun menjadi Rp3,371 triliun, atau bertambah sekitar Rp108,27 miliar (3,32 persen).

DPRD menekankan agar peningkatan anggaran diikuti dengan kualitas belanja yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, pengentasan kemiskinan dan pemerataan pembangunan.

Sementara itu, Fraksi Gerindra mendorong agar perubahan APBD diarahkan pada penguatan kemandirian fiskal, pemberdayaan UMKM, peningkatan produktivitas pertanian dan perkebunan, penciptaan lapangan kerja serta penguatan hilirisasi sumber daya alam.

DPRD juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran secara transparan, akuntabel dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bupati Muba H M. Toha Tohet menyampaikan apresiasi atas seluruh pandangan dan masukan fraksi DPRD. Menurutnya, masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyempurnaan R-APBD Perubahan 2026.

“Setiap anggaran harus memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah bersama DPRD akan terus mengawal agar anggaran dikelola secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” tegasnya.

Bupati berharap pembahasan R-APBD Perubahan 2026 dapat berjalan konstruktif dan menghasilkan kebijakan anggaran yang mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik serta memperkuat kesejahteraan masyarakat Muba.

(Mira)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT