pemkab muba
BeritaKota Bukittinggi

‎Pemko Bukittinggi dan Kemenekraf Gelar Workshop Desain Kemasan

30
×

‎Pemko Bukittinggi dan Kemenekraf Gelar Workshop Desain Kemasan

Sebarkan artikel ini
‎Pemko Bukittinggi dan Kemenekraf Gelar Workshop Desain Kemasan
‎Pemko Bukittinggi dan Kemenekraf Gelar Workshop Desain Kemasan. (f/pemko)

Mjnews.id – ‎Pemerintah Kota Bukittinggi bekerjasama dengan kementerian Ekonomi kreatif (Ekraf) menggelar Workshop Desain Kemasan sebagai upaya memperkuat pelaku ekonomi kreatif di daerah terdampak bencana dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis 27 Agustus 2026.

‎Kegiatan menghadirkan narasumber dari Indonesia Design Development Center (IDDC) Kementerian Perdagangan, Baginda Wisnu Wardhana selaku Tenaga Ahli Desain Produk dan Kemasan IDDC dan Darfi Rizkavirwan, seorang akademisi, dosen dan profesional di bidang Desain Komunikasi Visual (DKV) asal Indonesia.

‎Direktur Arsitektur dan Desain kementerian Ekraf, Sabar Norma Megawati Panjaitan, menyampaikan kegiatan Workshop ini merupakan salah satu bukti nyata pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi kreatif di daerah yang terdampak bencana banjir khusus di wilayah Bukittinggi. Workshop ini dilaksanakan oleh direktorat Arsitektur Desain untuk mempercantik segala usaha-usaha yang sudah dilakukan.

‎”Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari pegiat ekonomi kreatif dari subsektor kuliner, kriya dan fashion yang ada di kota Bukittinggi. Untuk itu, kami dari Arsitektur Desain hadir di sini untuk mempercantik segala usaha-usaha yang sudahnlakukan. Sehingga produk yang hasilkan bisa dipasarkan bukan hanya di Bukittinggi, bukan hanya di Indonesia, kalau bisa untuk global,” jelasnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan workshop ini. Bukittinggi ini adalah kota wisata, melalui workshop ini akan berpengaruh besar kepada para penggiat ekonomi dalam menjualkan produknya.

‎”Harapan kita tentu kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan, tentu akan menambah ke depannya wawasan atau kreativitas dari dunia usaha kita, baik kuliner dan juga yang pakaian,” jelasnya.

‎Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyampaikan, pentingnya mengetahui setiap cerita di balik setiap produk ekonomi kreatif daerah agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi serta mampu bersaing di pasar global. Kekayaan budaya seperti tenun, kuliner, hingga tradisi merantau dapat menjadi kekuatan bagi masyarakat Sumatera Barat.

‎”Jadikan setiap produk memiliki nilai jual yang berasal dari historynya, karena hal itu yang paling penting untuk membedakan produk kita dengan produk lainnya. Kalau bukan kita sendiri yang mencintai dan menghargai produk kita, maka siapa lagi. Mari bersama-sama mengangkat kekayaan budaya yang kita punya agar tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga sampai ke seluruh dunia,” tuturnya.

‎(Aii)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT