Polres Dharmasraya pun memperkuat langkah pencegahan melalui patroli, pemantauan wilayah, edukasi kepada masyarakat serta respons cepat terhadap setiap laporan mengenai potensi kebakaran.
Kolaborasi dengan komunitas trail sekaligus menunjukkan bahwa penanganan karhutla bukan semata-mata urusan aparat. Masyarakat yang sehari-hari beraktivitas dan mengenal medan di wilayahnya juga memiliki peran penting dalam menjaga hutan dan lahan.
Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, masyarakat, komunitas dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu membangun sistem pencegahan yang lebih kuat.
Sebab, ketika api sudah membesar, yang dibutuhkan bukan lagi sekadar patroli, tetapi tenaga, waktu dan biaya yang jauh lebih besar untuk memadamkannya. Lebih baik menemukan asap sebelum menjadi api, daripada berjibaku memadamkan api yang telah membakar hutan.
Dari patroli aparat hingga deru motor trail di pelosok medan berat, semua diarahkan pada satu tujuan, menjaga Dharmasraya tetap aman dari ancaman karhutla.
Bersama bergerak, bersama mencegah. Jaga hutan dan lahan, cegah karhutla sejak dini.
(Sutan)






