Kali ini, gerakan tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan IPJI DPC Kota Sawahlunto. Kolaborasi dua organisasi yang sama-sama bergerak di lingkungan insan pers itu diharapkan mampu memperluas jangkauan aksi sosial sekaligus memperkuat penggalangan bantuan bagi masyarakat.
“Kebetulan saya dipercaya sebagai Ketua di Komunitas Wartawan Peduli dan juga Ketua IPJI DPC Sawahlunto. Jadi kami satukan kekuatan. Ke depan tidak hanya soal kabut asap. Selagi ada donatur yang percaya kepada kami, kami akan terus menyalurkan untuk kegiatan kemanusiaan lainnya,” tegas Yanto.
Aksi pembagian masker mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku terbantu karena tidak semua memiliki masker atau sempat membelinya ketika kabut asap mulai mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Terima kasih kepada wartawan dan para donatur. Kami sangat terbantu, karena beberapa hari ini asapnya cukup tebal,” ujar seorang warga.
Yanto berharap aksi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk ikut meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya selama kabut asap masih menyelimuti Sawahlunto.
“Kami berharap kepedulian seperti ini terus tumbuh. Semoga kabut asap segera berlalu dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan udara yang lebih baik,” ujarnya.
(Uni)












