Berita

Kota Blitar Borong Lima Penghargaan di Puncak Harganas 2026 Jatim

21
×

Kota Blitar Borong Lima Penghargaan di Puncak Harganas 2026 Jatim

Sebarkan artikel ini
IMG 20260729 WA0042 scaled

Mjnews.id – Pemerintah Kota Blitar kembali menorehkan prestasi dalam bidang pembangunan keluarga dan kependudukan. Lima penghargaan berhasil dibawa pulang dalam Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 tingkat Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin, dalam acara yang berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (29/7/2026).

ADVERTISEMENT

Lima penghargaan tersebut mencakup apresiasi Dukungan Program Strategis Kemendukbangga/BKKBN kepada Wali Kota Blitar serta Ketua TP PKK Kota Blitar atas komitmen dan peran dalam mendukung program pembangunan keluarga dan masyarakat.

Kota Blitar juga mendapat penghargaan atas keberhasilan menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) periode 2026–2029. Dokumen tersebut menjadi salah satu instrumen strategis dalam menentukan arah pembangunan kependudukan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Penghargaan lainnya diberikan atas capaian Program Metode Operasi Wanita (MOW) Tahun 2026. Kota Blitar berhasil memenuhi target 100 persen dengan merealisasikan 24 akseptor MOW.

Sementara itu, penghargaan di bidang pengasuhan anak diraih TPA Tab Syuhada Haji yang berhasil menjadi Juara II Praktik Baik Tamasya (Taman Asuh Ceria) kategori Cerita Inspiratif.

Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi dan praktik pengasuhan anak yang dinilai inspiratif, yang ditampilkan melalui video profil dan dokumentasi kegiatan pengasuhan di lingkungan TPA.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menegaskan, pembangunan bangsa tidak semata-mata diukur dari pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kualitas keluarga sebagai unit dasar masyarakat juga memiliki peran penting dalam menentukan kualitas generasi mendatang.

“ Membangun bangsa dan negara tidak selalu dengan membangun jalan atau mendirikan gedung sekolah, namun unit yang paling penting, yaitu keluarga tidak bisa otomatis berjalan alami, karena butuh kehadiran pemerintah,” ujar Emil.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai elemen masyarakat, mulai dari perangkat daerah, TP PKK, kader hingga masyarakat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh perangkat daerah, TP PKK, para kader, serta masyarakat Kota Blitar,” kata Mas Ibin.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi apresiasi bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pembangunan keluarga dan kependudukan.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya atau Ketua TP PKK, tetapi menjadi milik seluruh masyarakat Kota Blitar yang telah bersama-sama mendukung berbagai program pembangunan keluarga,” imbuhnya.

Kepala DP3AP2KB Kota Blitar Mujianto menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Penghargaan itu sekaligus menjadi dorongan untuk memperkuat pelaksanaan program Bangga Kencana hingga tingkat kelurahan dan kecamatan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program Bangga Kencana, termasuk penguatan peran kader dan masyarakat di tingkat kelurahan maupun kecamatan,” ujarnya.

Mujianto menjelaskan, pelaksanaan program prioritas nasional tersebut terus dipantau melalui sistem pelaporan dan evaluasi pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat. Karena itu, proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi dilakukan secara berkelanjutan.

Pemkot Blitar pun menyatakan akan melanjutkan penguatan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas keluarga, memperkuat pengasuhan anak serta mendukung pembangunan kependudukan yang berkelanjutan. (*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT