Alokasi LPG 3 Kg untuk Payakumbuh
Sebagai catatan, Kota Payakumbuh saat ini memiliki alokasi LPG 3 kilogram yang terbilang melimpah, yakni mencapai 6.300 mega ton per tahun. Angka ini tergolong sangat tinggi jika disandingkan dengan sejumlah daerah tetangga di Sumatera Barat, seperti Kota Sawahlunto (2.000 mega ton), Pariaman (1.900 mega ton), Solok (1.700 mega ton), dan Bukittinggi (3.000 mega ton).
Meskipun alokasi tersebut sudah tergolong masif, Satgas menemukan adanya salah satu agen yang mengajukan permohonan penambahan kuota pasokan. Terkait hal ini, tim akan melakukan audit data secara komprehensif terlebih dahulu sebelum meneruskan usulan tersebut.
“Kalau memang terbukti ada kekurangan yang valid, baru rekomendasi penambahan kuota kita teruskan ke SPBE atau Pertamina,” ujar Arifianto.
Dalam sidak penutup, tim turut mengendus potensi celah rembesan distribusi ke luar wilayah administrasi Payakumbuh serta menarik tabung-tabung yang kondisinya sudah usang dan tidak layak pakai. Hingga inspeksi berakhir, tim memastikan rantai distribusi berjalan bersih dan terukur.
“Sejauh pemeriksaan hari ini, tidak ditemukan pelanggaran, kejanggalan maupun masalah harga. Stok aman dan harga di agen serta pangkalan sesuai dengan HET,” pungkasnya.
(MC)












