Berita

Evi Yandri Dukung Lomba Lintas Alam Harimau Kuranji, Total Hadiah Capai Rp 106 Juta

12
×

Evi Yandri Dukung Lomba Lintas Alam Harimau Kuranji, Total Hadiah Capai Rp 106 Juta

Sebarkan artikel ini
Lomba Lintas Alam Harimau Kuranji Kota Padang
Lomba Lintas Alam Harimau Kuranji Kota Padang. (f/ist)

Mengenalkan kembali sejarah perjuangan Batalyon Harimau Kuranji

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, mengatakan LLA-TJPHK memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar menguji kekuatan fisik dan memacu adrenalin.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu cara mengenalkan kembali sejarah perjuangan Batalyon Harimau Kuranji kepada generasi muda sekaligus mendorong aktivitas positif melalui olahraga dan kecintaan terhadap alam.

ADVERTISEMENT

“Batalyon Harimau Kuranji merupakan laskar perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di Kota Padang,” kata Evi Yandri.

Ia berharap nilai perjuangan, semangat kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya melalui kegiatan yang melibatkan komunitas pecinta alam.

Partisipasi peserta dari luar Sumbar juga menjadi perkembangan tersendiri dalam penyelenggaraan tahun ini. Tercatat dua tim berasal dari Pekanbaru, Riau, dan satu tim dari Kerinci, Jambi.

Evi Yandri menyebutkan, terdapat pula minat dari 10 tim asal Sumatera Utara untuk mengikuti kegiatan serupa. Minat tersebut diharapkan dapat diakomodasi pada penyelenggaraan tahun berikutnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, Tasliatul Fuadi, menjelaskan bahwa LLA-TJPHK dirancang sebagai sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan, membangun kedisiplinan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan wawasan kebangsaan.

Ia menerangkan, lokasi awal kegiatan semula direncanakan di kompleks pusat pemerintahan Kabupaten Solok. Namun, karena kawasan tersebut dilanda bencana longsor, lokasi pembukaan sekaligus titik start dipindahkan ke Bungus Teluk Kabung, Kota Padang.

Etape pertama dimulai dari SMAN 11 Padang di Bungus, kemudian melewati kawasan hutan Baringin, Lubuk Kilangan, dan berakhir di Gua Kelelawar, Padayo, Lubuk Kilangan.

Pada etape kedua, peserta kembali bergerak dari Gua Kelelawar Padayo, menembus kawasan hutan Gaduik sejauh sekitar tiga kilometer, lalu melanjutkan perjalanan menuju Pauh V hingga mencapai garis finis di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh IX, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT