Pada kesempatan ini Teguh Setyabudi dan Wali Kota Bima Arya Sugiarto menyerahkan langsung kepada penduduk berupa akta kelahiran, KIA dan KK serta KTP-el.
Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, dengan adanya inovasi Family Fest Disdukcapil Bogor, masyarakat tidak hanya terlayani tetapi merasa nyaman karena difasilitasi dan bisa dilakukan di mana saja.
“Jangan hanya sekadar melayani tapi juga memudahkan dan membahagiakan. Ini perlu kerja keras kita bersama. Dan kami Pemda Kota Bogor siap mendukung. Dulu kita lihat luar biasa, antrean KTP saja seperti antrean sembako di Afrika,” kata Bima Arya berseloroh.
Diulang-ulang oleh Bima Arya, ke depannya harus selalu memudahkan pelayanan dan dapat membahagiakan masyarakat. “Karena itu hari ini saya bangga sekali temen-temen Dukcapil selalu berinovasi dan tidak terlepas dari dukungan, motivasi Ditjen Dukcapil serta jajaran dan Dukcapil Provinsi,” tandasnya.
Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan menjelaskan, kegiatan ini untuk memfasilitasi masyarakat di luar jam operasional.
Ganjar menambahkan, Disdukcapil memang sedianya membuka operasional pengurusan Adminduk sampai Sabtu. Namun, hari Sabtu, biasanya operasional di kantor Disdukcapil cukup sepi peminat. “Maka kami mencari cara untuk jemput bola seperti sekarang ini. Sebab terkadang masyarakat juga ingin tidak hanya mengurus KK dan KTP saja. Sambil weekend mungkin sama keluarga, mall lah tempatnya,” tambah Ganjar.
Ganjar pun mengklaim, cara pelayanan di mall ini sangat efektif. “Kalau menurut saya efektif. Family fest yang pertama sampai 4.000 dokumen. Jadi satu orang bisa mendapatkan tiga atau empat dokumen. Dia KK, KTP, akta lahir, KIA. Inilah contoh pelayanan dokumen kependudukan ter-integrasi,” ungkapnya.
(***)
