Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmad, mengatakan, program PBL Smart Sector adalah metode pembelajaran inovatif yang menuntut peserta menguasai keterampilan dalam mengerjakan proyek-proyek yang relevan dengan industri modern berbasis teknologi canggih.
“PBL menitikberatkan pada pembelajaran berbasis praktik langsung, pemecahan masalah, kerja tim, serta inovasi. Dengan melibatkan industri, diharapkan lulusan peserta PBL dapat langsung siap bekerja,” ujar Agung.
Sementara, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyambut baik pelaksanaan program PBL Smart Sector yang digagas oleh Kemnaker. Menurutnya, program ini merupakan langkah positif yang harus terus ditingkatkan dan dikembangkan.
“Kami sangat mengapresiasi hadirnya program PBL di BBPVP Serang. Program PBL tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga membentuk karakter kerja yang dibutuhkan industri,” ujar Nur Agis.
(*/eky)












