Menggembangkan panjat tebing
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menjadikan Harau sebagai ruang pertemuan komunitas Mengepanjat tebing dari berbagai daerah dan negara. Menurutnya, festival ini bukan sekadar menghadirkan keramaian, tetapi juga menjadi sarana memasyarakatkan olahraga, mengembangkan pariwisata, serta membuka peluang ekonomi baru.
Dukungan terhadap keberlanjutan festival juga disampaikan Sekretaris Jenderal Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pusat, Pristiawan Buntoro. Ia mengungkapkan, Harau International Climbing Festival telah mendapat dukungan untuk dikembangkan menjadi agenda rutin FPTI yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali di Lembah Harau.
“Ini salah satu bentuk komitmen FPTI dalam mengembangkan panjat tebing, bukan hanya dari sisi olahraga prestasi, tetapi juga petualangan dan rekreasi. Berdasarkan keputusan Munas, Harau Festival diarahkan menjadi agenda rutin dua tahunan yang dilaksanakan di Harau,” ungkap Pristiawan.
Ia berharap keputusan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi pemerintah daerah, FPTI, komunitas panjat tebing, dan seluruh pihak terkait. Dengan penyelenggaraan yang berkelanjutan, Harau diharapkan semakin kuat sebagai destinasi panjat tebing internasional sekaligus memberikan manfaat bagi pengembangan olahraga, pariwisata, dan ekonomi masyarakat Sumatera Barat.
(adpsb)






