Nono Sampono juga menyinggung tentang pengembangan Islamic Financial Center di atas lahan 23,5 hektare, saat ini dibangun gedung Menara Kembar Syariah sebagai ikon di PIK 2, Tangerang, Banten.
Nono mengatakan bahwa diperlukan integrasi berbagai stakeholder utama dan pendukung ekonomi syariah yang tercermin dalam ekosistem ekonomi syariah yang kuat. Selain itu, untuk pengembangan industri halal untuk mendukung ekonomi nasional diperlukan dukungan regulasi dan insentif Pemerintah, untuk mendorong pengembangan industri halal sehingga pada gilirannya mampu mendorong dan menaikkan posisi Indonesia pada peringkat 2 bahkan 1 dunia.
“Saya optimis bahwa hasil kunjungan kerja ini akan menjadi langkah penting menuju peningkatan hubungan kerjasama antara Indonesia dan Qatar dalam konteks kerjasama parlemen. Saya berharap bahwa hasil kunjungan di Qatar akan menjadi titik awal untuk memperkuat sinergi, memperdalam pemahaman kita tentang budaya, nilai-nilai, dan kebijakan masing-masing negara, serta membuka jalan bagi kerjasama yang lebih erat di masa depan. Diharapkan akan bergabung juga pemilik modal besar dari Timur Tengah, seperti Dubai, Bahrain bahkan Kazakhstan yang telah kami kunjungi beberapa waktu lalu,” pungkas Nono Sampono.
(dpd)
