| Ketua BKMT Kepri, Dewi Kumalasari Ansar saat buka Pelatihan Pengelolaan Manajemen Masjid Provinsi Kepulauan Riau di Madu Tiga Resort, Bintan, Kamis (17/3/2022). (f/diskominfo) |
KEPRI, Mjnews.id – Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kepulauan Riau (Kepri), Hj. Dewi Kumalasari Ansar membuka Pelatihan Pengelolaan Manajemen Masjid Provinsi Kepulauan Riau di Madu Tiga Resort, Bintan, Kamis (17/3/2022).
Acara ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari para pengurus dan remaja Masjid, serta para pengurus BKMT Kepri.
Kegiatan Pelatihan Pengelolaan Masjid ini diselenggarakan oleh Biro Kesra Provinsi Kepri bersama BKMT Kepri selama 2 hari dimulai dari 17 Maret sampai 19 Maret.
Dalam sambutannya, Dewi Ansar menyampaikan masjid tidak hanya dijadikan tempat ibadah saja, namun Masjid harus menjadi tempat kemajuan peradaban Islam. Masjid bisa berfungsi sebagai tempat pendidikan, pusat ekonomi umat dan tempat pembinaan umat.
“Oleh karena itu, peran masjid perlu difungsikan lebih luas lagi dimana jangkauan aktivitas dan pelayanannya perlu ditangani secara profesional,” kata Dewi Ansar.
Dewi Ansar menambahkan, kadang kala pembangunan masjid tidak diiringi dengan upaya untuk memakmurkannya. Banyak sekali ditemui, masjid-masjid yang megah namun sedikit Jamaahnya. Padahal jika Masjid dapat difungsikan dengan maskimal, maka paling tidak Masjid akan dapat membantu menangani berbagai masalah keumatan.
“Semoga dengan adanya program Pelatihan Pengelolaan Manajemen Masjid ini dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pengurus Masjid dan Remaja Masjid dalam pengelolaan Masjid yang ada di Provinsi Kepri,” imbuh Dewi Ansar.
Terakhir, Dewi Ansar mengharapkan dorongan dan dukungan dari Pemprov Kepri untuk Program-program yang bersifat pembenahan dan pembinaan ke-masjid-an.
“Ini agar Masjid dapat dijadikan pusat kegiatan Masyarakat Kepri untuk mewujudkan tatanan sosial yang lebih baik,” tutupnya.
(isb)





