Kabupaten Agam

Datangi Lokasi Longsor Tanjuang Sani, Bupati Agam: Kita Segera Lakukan Penanganan

332
×

Datangi Lokasi Longsor Tanjuang Sani, Bupati Agam: Kita Segera Lakukan Penanganan

Sebarkan artikel ini
Andri Warman datangi lokasi longsor Tanjuang Sani
Bupati Agam, Andri Warman saat datangi lokasi longsor Tanjuang Sani.

Tanjuang Sani, Mjnews.id – Bupati Agam, Dr. H. Andri Warman mendatangi langsung lokasi longsor di Nagari Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Sabtu (18/12/2021).
Ia mengaku prihatin, karena dalam tiga hari ini Agam diguyur hujan, mengakibatkan terjadinya bencana dibeberapa kecamatan yang ada di daerah itu. Salah satunya di Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya.
“Kita melihat longsor di Tanjuang Sani ini cukup parah, yang terdapat empat titik sehingga akses salingka Danau Maninjau terputus,” ujarnya.
Pihaknya akan segera melakukan penanganan dengan mendatangkan alat berat, untuk upaya pembersihan material longsor yang menutupi jalan.
Diakuinya, Tanjuang Sani wilayah rawan bencana, bahkan dulu pemerintah daerah sudah melakukan upaya relokasi terhadap warga sekitar ke lokasi yang aman seperti di Dama Gadang.
“Kita akan coba kembali melakukan upaya itu, supaya masyarakat bisa tenang dan tidak terjadi ketakutan ketika hujan melanda,” sebutnya.
Bahkan ia juga bakal melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi, terkait solusi apa yang akan dilakukan untuk mengatasi bencana ini, sebab Agam katanya wilayah rawan bencana dan perlu penanganan khusus.
“Untuk jangka panjang kita akan cari solusi-solusi dalam penanganan bencana ini, sekarang kita tangani dulu bencana yang sudah terjadi ini,” tukasnya.
Dengan begitu, ia mengimbau warga khususnya yang berada di kawasan rawan bencana, agar tetap waspada menyikapi cuaca ektrem. Jika melihat pertanda akan terjadi bencana, dimintanya segera mencari perlindungan ke tempat lebih aman.
Longsor di Tanjuang Sani terjadi malam tadi dan dini hari di empat titik, satu di Jorong Pangka Tanjuang dengan panjang 50 meter dan ketinggian 3-4 meter. Tiga titik lainnya di Muko Jalan, panjang 30-40 meter dan ketinggian mencapai 4-5 meter.
Informasi yang dihimpun dampak longsor itu, merusak tiga unit rumah dan jembatan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
DPUTR Agam Turunkan Dua Unit Alat Berat
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Agam, turunkan dua unit alat berat untuk pembersihan material longsor di wilayah Tanjuang Sani, Kecamatan Tanjung Raya.
Kabid Bina Marga DPUTR Agam, Gani Basya, Sabtu (18/12/2021) mengatakan, alat yang diturunkan berupa ekskavator dan whell loader, kini masih dalam perjalanan menuju lokasi longsor.
“Jika alat sudah datang, maka pembersihan bisa langsung kita lakukan dan tidak perlu menunggu hujan berhenti,” ujarnya.
Menurutnya, apabila pengerjaan dilakukan secara kontinu dan dilihat dari keparahan longsor, pembersihan bisa diselesaikan sekitar dua pekan.
“Sebab longsor terjadi empat titik dengan material berupa batu dan kayu. Kita upayakan sebelum tahun baru pembersihan selesai dilakukan,” sebutnya.
Sementara itu, UPTD Balai Sumber Daya Air dan Bina Kontruksi Sumbar Wilayah Utara juga berencana bakal bantu alat berat, untuk pembersihan material longsor tersebut.
“Kita sudah bicarakan dengan Kalaksa BPBD Agam. Alat diturunkan berupa ekskavator dari Balai Wilayah Sungai (BWS) V Padang,” ujar Kasi Pelaksana Operasi dan Pemeliharaan UPTD BSDA dan BK Sumbar Wilayah Utara, Syofian Tanjung di lokasi longsor.
(emg)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *