Jawaban Pandangan Umum Fraksi PKS
Yang pertama kepada Fraksi Partai Gerindra, Wabup menyebut Pemerintah Daerah sependapat dengan DPRD agar pelaksanaan APBD 2023 fokus dan berpedoman pada RPJMd 2021-2025.
Ia juga berharap, pihaknya akan memaksimalkan program-program yang realitis dan berdampak langsuhg pada masyarakat.
“Terutama bagi petani dan nelayan merupakan prioritas pemerintah,” ujarnya.
Ke-dua, kepada Fraksi PKS, Wabup berpendapat mengenai inovasi dan terobosan yang dilakukan dalam bidang pendapatan dapat dijelaskan bahwa saat ini sedang mengembangkan layanan pajak berbasis IT.
“Dengan memanfaatkan IT ini kita akan memiliki database pajak daerah secara elektronik. Maka, dalam jangka menengah seluruh data objek pajak dan retribusi pajak akan terintegrasi sehingga kita bisa memonitornya,” jelas wabup.
Jawaban Pandangan Umum Fraksi Demokrat-Nasdem
Sementara itu, ke-tiga, kepada Fraksi Demokrat Nasdem, wabup menjawab bahwa, Perda tentang perubahan SOTK yang disepakati, pada 2023 sudah direalisasikan dan APBD 2023 sudah mengakomodir anggaran OPD sesuai perubahan SOTK tersebut.
Jawaban Pandangan Umum Fraksi PAN
Ke-empat, kepada Fraksi PAN, wabup menjelaskan tentang usaha kongkrit yang akan dilakukan untuk menutupi defisit murni RAPBD 2023, perlu rasionalisasi kembali program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2023.
“Kita memprioritaskan sesuai RPJMD dan RKPD, terutama kegiatan unggulan sesuai visi misi Bupati Agam dan Wakil Bupati Agam. Semaksimal mungkin kita akan meminimalisir program yang bersifat seremonial,” ujarnya.












