pemkab muba
BeritaKabupaten Dharmasraya

Karhutla di Kabupaten Dharmasraya Tertangani dengan Baik

44
×

Karhutla di Kabupaten Dharmasraya Tertangani dengan Baik

Sebarkan artikel ini
Penanganan Karhutla di Kabupaten Dharmasraya
Penanganan Karhutla di Kabupaten Dharmasraya. (f/pemkab)

๐‹๐š๐ฒ๐š๐ง๐š๐ง ๐Š๐ž๐ฌ๐ž๐ก๐š๐ญ๐š๐ง ๐ƒ๐ข๐ฌ๐ข๐š๐ ๐š๐ค๐š๐ง ๐Ÿ๐Ÿ’ ๐‰๐š๐ฆ

Kolaborasi penanganan Karhutla juga diperkuat dari sisi kesehatan. Seluruh unit layanan kesehatan di Kabupaten Dharmasraya disiagakan selama 24 jam untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap masyarakat.

Sejak 23 Agustus 2026, kualitas udara di Kabupaten Dharmasraya berada pada kategori Kurang Sehat hingga Tidak Sehat. Pemerintah daerah secara rutin memperbarui informasi kondisi udara sekaligus menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

ADVERTISEMENT

Sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga telah membagikan sekitar 4.000 masker kepada masyarakat.

Edukasi mengenai bahaya Karhutla, termasuk dampak asap terhadap kesehatan, juga terus dilakukan. Pemerintah daerah turut menyiagakan mesin pompa air sebagai langkah antisipasi menghadapi kekeringan lahan, termasuk lahan pertanian.

๐Š๐ž๐›๐š๐ค๐š๐ซ๐š๐ง ๐๐ž๐ซ๐ก๐š๐ฌ๐ข๐ฅ ๐ƒ๐ข๐š๐ง๐ญ๐ข๐ฌ๐ข๐ฉ๐š๐ฌ๐ข ๐๐š๐ง ๐ƒ๐ข๐ค๐ž๐ง๐๐š๐ฅ๐ข๐ค๐š๐ง

Berdasarkan catatan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Dharmasraya, selama musim El Nino 2026 terdapat sejumlah kejadian kebakaran yang tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Timpeh, Koto Baru, Koto Besar, Koto Salak dan Sungai Rumbai.

Seluruh kejadian tersebut dapat diantisipasi dan dikendalikan dengan baik melalui respons cepat petugas di lapangan, dukungan masyarakat serta koordinasi yang dilakukan bersama TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari.

โ€œAlhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, setiap kejadian kebakaran yang muncul dapat kita antisipasi dan kendalikan dengan baik sehingga tidak sampai membahayakan masyarakat,โ€ ujarnya

Menurutnya, keberhasilan penanganan tersebut tidak terlepas dari kesiapsiagaan personel, ketersediaan peralatan, koordinasi lintas sektoral serta respons cepat terhadap setiap indikasi kebakaran.

๐Š๐š๐›๐ฎ๐ญ ๐€๐ฌ๐š๐ฉ ๐ƒ๐ข๐๐ฎ๐ ๐š ๐Š๐ข๐ซ๐ข๐ฆ๐š๐ง ๐๐š๐ซ๐ข ๐‹๐ฎ๐š๐ซ ๐ƒ๐ก๐š๐ซ๐ฆ๐š๐ฌ๐ซ๐š๐ฒ๐š

Kalaksa menjelaskan, kondisi kabut asap yang dirasakan masyarakat Dharmasraya sejak 24 Agustus 2026 tidak seluruhnya berasal dari kejadian Karhutla di wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Hal tersebut terlihat dari catatan kejadian kebakaran di Dharmasraya yang relatif sedikit, lahan yang terbakar tidak terlalu luas dan kejadian kebakaran tidak berlangsung setiap hari.

Berdasarkan pemantauan kondisi lapangan tersebut, kabut asap yang melanda Dharmasraya diduga merupakan kiriman dari wilayah di luar Kabupaten Dharmasraya.

โ€œKalau kita lihat dari kejadian kebakaran di Dharmasraya, jumlahnya relatif sedikit dan luas lahan yang terbakar juga tidak terlalu besar. Kebakaran juga tidak terjadi setiap hari. Karena itu, asap yang dirasakan masyarakat sejak 24 Agustus lalu diduga merupakan asap kiriman dari luar Kabupaten Dharmasraya,โ€ jelasnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT