Nihil titik api di Dharmasraya
Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Dharmasraya diduga merupakan kiriman dari daerah tetangga, mengingat berdasarkan pemantauan pemerintah daerah, sejak 23 September 2026 tidak ditemukan titik api Karhutla di wilayah Dharmasraya yang terpantau melalui sistem informasi SiPongi Karhutla.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah terus melakukan langkah antisipasi dan perlindungan masyarakat, termasuk melalui pembagian masker secara serentak di seluruh kecamatan.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga terus memantau perkembangan kondisi udara dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.
Sebagai informasi, hingga Kamis (8/10/2026), Kabupaten Dharmasraya tidak lagi terdapat titik api Karhutla yang terpantau sejak 23 September 2026. Dengan kondisi tersebut, kabut asap yang semakin pekat di wilayah Dharmasraya diduga kuat merupakan kiriman dari luar wilayah. (*)
