pemkab muba
BeritaKabupaten Solok

Pemkab Solok Perkuat Sinergi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana dengan Provinsi

21
×

Pemkab Solok Perkuat Sinergi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak Bencana dengan Provinsi

Sebarkan artikel ini
Audiensi Tim Supervisi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Provinsi Sumatera Barat dengan Bupati Solok, Jon Firman Pandu
Audiensi Tim Supervisi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Provinsi Sumatera Barat dengan Bupati Solok, Jon Firman Pandu. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pemerintah Kabupaten Solok bersama Tim Supervisi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.

Tim Supervisi yang dipimpin Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang, S.I.K., M.Si. diterima langsung Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH di Guest House Bupati Solok, Arosuka, Rabu (15/7/2026), didampingi unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, kepala OPD, serta camat.

ADVERTISEMENT

Bupati Jon Firman Pandu mengatakan Kabupaten Solok memperoleh alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp144,36 miliar untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Hingga pertengahan Mei 2026, realisasi anggaran telah mencapai Rp24,62 miliar atau sekitar 17,05 persen dan akan terus dipercepat.

Menurutnya, anggaran tersebut diprioritaskan untuk pemulihan sektor ekonomi, pembangunan infrastruktur, rehabilitasi fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.

“Kehadiran Tim Supervisi menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Solok untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sehingga masyarakat segera merasakan manfaat pembangunan,” kata Jon Firman Pandu.

Ketua Tim Supervisi Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang mengatakan kunjungan tersebut bertujuan melakukan monitoring dan evaluasi sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan agar dapat segera dicarikan solusi melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Kalau memang harus kami bawa ke tingkat pusat, nanti akan kami carikan solusinya di tingkat pusat,” ujarnya.

Dalam diskusi teknis, sejumlah OPD menyampaikan masih dibutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk rehabilitasi infrastruktur, pembangunan hunian tetap, penyediaan air bersih, pemulihan lahan pertanian, normalisasi sungai, serta percepatan pembangunan SPAM yang masih terkendala perizinan kawasan hutan.

Tim Supervisi meminta seluruh perangkat daerah segera melengkapi dokumen teknis dan administrasi agar berbagai usulan dapat segera dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

Melalui pertemuan tersebut, pemerintah daerah dan Tim Supervisi berkomitmen memperkuat koordinasi agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Solok.

(Siska)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT