BeritaKabupaten Solok

Kualitas Udara Menurun Akibat Kabut Asap, SMSI Kabupaten Solok Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker Gratis

14
×

Kualitas Udara Menurun Akibat Kabut Asap, SMSI Kabupaten Solok Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker Gratis

Sebarkan artikel ini
Pengurus SMSI Kabupaten Solok Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker Gratis kepada masyarakat
Pengurus SMSI Kabupaten Solok Gelar Aksi Sosial Pembagian Masker Gratis kepada masyarakat. (f/ist)

Mjnews.id – Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Solok. Setelah sebelumnya menyalurkan bantuan sembako bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor atau galodo di kawasan Arosuka pada Senin (28/9/2026), SMSI Kabupaten Solok kembali menggelar aksi sosial.

Kali ini, melalui program SMSI Kabupaten Solok Peduli, pengurus membagikan ratusan masker gratis kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Kabupaten Solok.

ADVERTISEMENT

Aksi sosial tersebut berlangsung di depan Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, Rabu (7/10/2026). Masker dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat serta masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Kegiatan dipimpin langsung Ketua SMSI Kabupaten Solok, Riswan Jaya, S.H., bersama jajaran pengurus, di antaranya Sekretaris Syamsul Azwar, Bendahara Herman Rante, Wakil Ketua Drs. Yasril Yakub, Wakil Bendahara Irda Lili, Kabid Advokasi Azmir, Kabid Litbang Aji Raikumar, Kabid Pemberdayaan Perempuan Harpani Siska, S.Pd., Sekbid PP Yashirli Ayi, S.Hum., serta wartawan Metrizal.

Ketua SMSI Kabupaten Solok, Riswan Jaya, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kesehatan masyarakat, khususnya di tengah kualitas udara yang menurun akibat kabut asap Karhutla.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar SMSI terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang semakin pekat. Mudah-mudahan masker ini dapat membantu masyarakat dalam mengurangi paparan asap,” ujar Riswan.

Menurutnya, kabut asap dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama gangguan pada saluran pernapasan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin buruk dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Aksi sosial tersebut terlaksana melalui kerja sama SMSI Kabupaten Solok dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok dan RSUD Arosuka.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama pengendara roda dua dan warga yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi kabut asap dampak Karhutla,” kata Riswan, yang juga Ketua Forum Wartawan Solok (FORWAS) dan Dewan Penasehat PWI Kabupaten Solok.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT