Mjnews.id – Pemerintah Kota Bukittinggi menyambut kepulangan jemaah haji Kota Bukittinggi tahun 1447 H, berlangsung di balairung rumah dinas Wali Kota, Rabu 25 Juni 2026.
Sebanyak 252 jemaah haji dari Bukittinggi termasuk 6 petugas pendamping ibadah haji, yang tergabung dalam dua kloter berbeda, telah tiba kembali ke tanah air dengan selamat. Pemko Bukittinggi tentunya memberikan sambutan hangat atas kepulangan jemaah haji asal Bukittinggi yang telah menunaikan rukun Islam kelima di tanah suci itu.
Kabag Kesra, Syukri Naldi, menyampaikan, kuota jemaah haji dari Bukittinggi sebanyak 255 jemaah. Namun, dua orang jemaah batal berangkat dikarenakan kendala kondisi kesehatan yang kurang baik sehingga tidak mendapatkan izin berangkat.
“Jemaah haji kota Bukittinggi yang tergabung pada kloter 7 sebanyak 251 jemaah dengan lima petugas, dan kloter 14 sebanyak dua orang dengan satu petugas. total jemaah yang berangkat sebanyak 253 orang. Dan ketika di Madinah satu orang jemaah meninggal dunia. Sehingga pada kepulangan jemaah haji sekarang berjumlah 252 jemaah,” jelas Syukri Naldi.
Wakil Walikota Ibnu Asis menyampaikan, atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah kota Bukittinggi mengucapkan selamat kepada jemaah haji yang sudah terpilih memenuhi undangan yang Maha Mulia dari Allah SWT, untuk bermunajat langsung di tempat yang paling suci. Ibadah yang merupakan impian dan harapan bagi seluruh umat muslim sebagai wujud penyempurnaan Rukun Islam kelima yakni Menunaikan Ibadah Haji.
“Selamat datang kembali para tamu Allah dengan pengalaman spiritual di tanah suci yang akan membawa ketenangan dan kebahagiaan abadi. Semoga semangat untuk terus berjuang di jalan Allah SWT mendapat berkah dan syafa’at bagi dunia dan akhirat nanti,” ujar Wawako.
Selanjutnya, Ibnu Asis juga menyampaikan apresiasi kepada petugas-petugas jemaah haji 2026 yang telah melakukan tugasnya dengan serius dan sepenuh hati sesuai dengan amanah dan tanggung jawab yang telah di berikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga tugas yang telah dijalankan merupakan ladang amal untuk para petugas jemaah haji. Serta, evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 ini akan menjadi evaluasi bagi stakeholder terkait untuk pelayanan yang lebih baik ke depannya,” jelas Ibnu Asis.
Sementara itu, pemerintah kota Bukittinggi juga menyerahkan secara langsung sertifikat badal haji kepada ahli waris Almarhumah Yulinis Muin (73), jemaah haji asal Bukit Apit, Bukittinggi, yang wafat di Madinah pada 2 Mei 2026.
(Aii)












