BeritaKota PadangPendidikan

Departemen Ilmu Komunikasi Unand Gelar Edukasi Keamanan Digital di SMK Taruna Padang

110
×

Departemen Ilmu Komunikasi Unand Gelar Edukasi Keamanan Digital di SMK Taruna Padang

Sebarkan artikel ini
Departemen Ilmu Komunikasi Unand Gelar Edukasi Keamanan Digital di SMK Taruna Padang
Departemen Ilmu Komunikasi Unand Gelar Edukasi Keamanan Digital di SMK Taruna Padang. (f/ist)

Mjnews.id – Dosen dan Mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas (Unand) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Menjaga Informasi Pribadi di Internet: Menghindari Scamming, Phishing, dan Identity Theft” di SMK Taruna Kota Padang, pada Selasa (9/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 35 siswa dengan tujuan meningkatkan literasi keamanan digital di kalangan generasi muda.

ADVERTISEMENT

Pemilihan SMK Taruna sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada kenyataan bahwa edukasi mengenai literasi dan keamanan media sosial masih jarang menjangkau sekolah-sekolah yang berada jauh dari pusat kota. Sementara itu, penggunaan media sosial di kalangan remaja sangat tinggi sehingga membuat mereka menjadi kelompok yang paling rentan terhadap penipuan digital.

Banyak kasus pencurian akun, penipuan online, hingga kebocoran data yang berawal dari minimnya kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan digital dalam aktivitas sehari-hari.

Departemen Ilmu Komunikasi Unand Gelar Edukasi Keamanan Digital di SMK Taruna Padang
Departemen Ilmu Komunikasi Unand Gelar Edukasi Keamanan Digital di SMK Taruna Padang. (f/ist)

Departemen Ilmu Komunikasi Unand Paparkan Berbagai Modus Kejahatan Siber

Pada sesi pemaparan materi, Syaza Yasmin, Dinda, dan Hanna menjelaskan berbagai modus kejahatan siber yang sering menjerat pelajar, mulai dari scamming dengan kedok verifikasi akun, phishing melalui tautan paket ekspedisi palsu, hingga pencurian identitas yang memanfaatkan data pribadi seperti nama lengkap, tanggal lahir, foto berseragam, dan nomor telepon.

Peserta juga diajak mengikuti simulasi cara kerja phishing serta menganalisis sejumlah kasus yang sempat viral, seperti lowongan kerja palsu, tagihan ShopeePayLater, hingga aksi penipuan yang mengatasnamakan guru sekolah.

Melalui diskusi interaktif, siswa dilatih untuk mengenali pola kejahatan digital serta memahami langkah cepat yang harus dilakukan ketika menghadapi ancaman siber.

Di penghujung kegiatan, peserta mengikuti post-test dan kuis seputar keamanan digital untuk mengukur peningkatan pemahaman mereka.

Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Andalas berharap kegiatan ini mampu memperkuat kemampuan siswa dalam menggunakan internet secara aman, kritis, dan bertanggung jawab.

(*)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT