Mjnews.id – Terkait polemik berduyun-duyunnya Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Payakumbuh ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan kepala daerah terpilih, Ketua DPRD Payakumbuh ikut memberikan komentarnya.
Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra Dt. Rajo Mantiko saat ditanya wartawan menyebutkan, masalah efisiensi anggaran sudah aturan 50 persen perjalanan dinas dipotong, namun kepergian OPD ke Jakarta tersebut bukan tidak boleh.
“Kalau untuk urgensi, tentu pelaksana perjalanan yang sangat mengetahui dan ada konsultasi atau koordinasi yang dilakukan serta ada juga OPD yang melakukan perjalanan dinas karena undangan Kementerian,” ucap politisi Golkar tersebut melalui pesan singkat whatsappnya, Minggu 23 Februari 2025.
Menanggapi jawaban singkat dari Ketua DPRD Payakumbuh tersebut, Wisran selaku Ketua Umum Lembaga Kontrol Advokasi Elang Indonesia, memberikan tanggapan dan sindiran. Kok Ketua DPRD membolehkan kepergian para Pimpinan OPD ke Jakarta menghadiri pelantikan kepala daerah terpilih.
“Apakah Ketua DPRD Payakumbuh ini tak paham aturan yang saat ini Presiden RI menyerukan agar Pemerintah Daerah melakukan efisiensi anggaran, apalagi perjalanan dinas yang terkesan seremonial itu,” ujar Wisran saat diskusi dengan media di salah satu warung kopi pusat Kota Payakumbuh.
Menurut Wisran, jawaban dari Ketua DPRD Payakumbuh terkesan membela para kepala OPD yang berangkat ke Jakarta tersebut.
“Kalau memang undangan Kementerian, kok harus berbondong-bondong serta kenapa meski dijadwalkan saat pelantikan kepala daerah terpilih untuk menghadiri undangan kementerian itu,” tanya Wisran.
Disampaikan ketua LSM yang dikenal kritis dalam menyampaikan pandanganya, juga mengungkit wajar saja rekomendasi beliau sebagai Ketua DPRD Payakumbuh tidak disetujui oleh Ketua DPD Partai Golkar Payakumbuh, dikarenakan mungkin beliau ini belum memiliki SDM yang mumpuni dalam menjadi pimpinan.
Menurut Saya memang beliau belum layak untuk menjabat sebagai Ketua DPRD Payakumbuh, namun keputusan mutlak dan pertimbangan, tentu DPP Partai Golkar yang punya kewenangan,” kata Wisran.
Sebelumnya diberitakan, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Payakumbuh berbondong-bondong ke Jakarta yang diduga menghadiri pelantikan kepala daerah wali kota dan wakil wali Kota Payakumbuh, menuai sorotan dan kritikan dari kalangan Niniak Mamak di Kota Payakumbuh.
(Yud)
