Di sisi lain, Sekda Payakumbuh Rida Ananda, yang hadir dan memberikan hadiah kepada pemenang, Pemko Payakumbuh sangat mendukung biliar sebagai olahraga berprestasi, bebas dari praktik negatif seperti judi dan narkoba.
“Selama ini biliar identik dengan judi, tapi hari ini Kota Payakumbuh memperlihatkan bahwa biliar bisa menjadi sarana meraih prestasi. Biliar tanpa judi adalah wujud pembinaan olahraga yang sehat dan bermartabat, apalagi pesertanya tadi, para instansi yang ada di kota Payakumbuh, baik itu ASN maupun Pegawai BUMD dan instansi vertikal,” kata Rida.
Ia menyebut, Biliar adalah olahraga yang memerlukan kecerdasan dan strategi dan permainan ini bukan hanya soal kekuatan, tapi juga perhitungan matang. Kita butuh strategi untuk menyodok tepat sasaran.
Dikatakan Sekda yang dikenal dekat dengan insan Pers itu,kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi positif melalui olahraga, sekaligus menjauhkan diri dari hal-hal negatif.
Turnamen Biliar tersebut juga turut dimeriahkan oleh anggota DPRD Payakumbuh seperti Febriadi dari Fraksi Nasdem, Capt Armen Fraksi PKB, Boy Sandi Fraksi Golkar dan Kepala Kalaksa Erizon serta ASN Kemendagri Yatmiko dan pegawai Kejaksaan Negeri Payakumbuh.
(Yud)












