BeritaBudayaKota Payakumbuh

Parade Onthel 2025 Perkenalkan Payakumbuh Sebagai Kota Budaya, Ramah Wisata dan Kuliner Lezat

96
Parade Onthel Payakumbuh 2025
Parade Onthel Payakumbuh 2025. (f/pemko)

Payakumbuh kini semakin percaya diri memposisikan diri sebagai salah satu destinasi wisata alternatif di Sumatera Barat.

Setelah sukses dengan berbagai festival kreatif, parade ini menjadi bukti bahwa kegiatan berbasis komunitas juga bisa menjadi magnet wisata.

ADVERTISEMENT

“Event seperti ini sangat potensial dikembangkan karena mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah, tanpa perlu promosi besar-besaran,” ujar Elzadaswarman.

“Orang datang karena rasa ingin tahu, tapi pulang dengan membawa kesan tentang keramahan dan budaya Payakumbuh,” tambahnya.

Menjelang siang, semua peserta mulai mengayuh sepeda menuju garis akhir di Pasa Lamo GOR M. Yamin Kubu Gadang.

Parade Onthel Payakumbuh 2025 bukan hanya tentang nostalgia atau sepeda tua. Ia adalah potret bagaimana sebuah kota kecil bisa membangun identitas pariwisata yang kuat melalui kreativitas dan pelestarian budaya.

Bagi Payakumbuh, dua hari penuh onthelis bukan sekadar kegiatan. Ia adalah cara untuk menunjukkan bahwa di tengah arus modernisasi, masih ada ruang bagi tradisi, nilai-nilai yang justru menjadi daya tarik wisata paling tulus.

“Parade Onthel adalah wujud bahwa pariwisata tak selalu harus glamor. Kadang, cukup dengan sepeda tua, senyum warga, dan suasana tempo dulu, sebuah kota bisa menjadi destinasi yang tak terlupakan,” pungkas Wako Zulmaeta.

Exit mobile version