Mjnews.id – MAN 2 Payakumbuh memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang menyebutkan penggunaan kemasan plastik pada distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa pada Senin 8 Desember 2025.
Pihak MAN 2 Payakumbuh melalui wakil kepala Humas, Nurhadi Ahmad menegaskan bahwa penggunaan plastik tersebut merupakan permintaan resmi dari pihak madrasah, bukan kebijakan penyedia MBG.
“Sekolah meminta agar menu MBG hari itu disesuaikan dan dikemas dalam kantong plastik. Permintaan tersebut diajukan kepada Kepala SPPG Sincincin Kota Payakumbuh,” kata Nurhadi, kepada wartawan melalui press releasenya via pesan singkat whatsappnya, Selasa 9 Desember 2025 siang.
Nurhadi juga menyebutkan, permintaan ini dilakukan karena pada hari yang sama MAN 2 Payakumbuh melaksanakan kegiatan Shalat Ghaib dan doa bersama untuk para korban longsor dan banjir bandang di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Sari Bulan Payakumbuh Selatan, sehingga dibutuhkan kemasan makanan yang lebih praktis untuk dibawa dan dibagikan kepada siswa.
“Penggunaan plastik bukan keputusan penyedia MBG. Itu permintaan dari sekolah karena kegiatan yang kami laksanakan di lapangan dan membutuhkan kemasan yang lebih mudah untuk dibagikan,” tegas Nurhadi.
Nurhadi juga menyampaikan bahwa menu yang dikirim merupakan menu primer, sehingga penggunaan plastik masih sesuai dengan kebutuhan teknis dan tidak melanggar standar operasional. Penggunaan kemasan plastik tersebut juga bersifat insidental, bukan kebiasaan dalam distribusi MBG sehari-hari.
“Ini situasi khusus, bukan pengganti omprengan secara permanen. Kami tetap mengutamakan kenyamanan dan kelayakan makanan bagi siswa,” beber Nurhadi.
MAN 2 Payakumbuh Menilai Adanya Kesalahpahaman Publik
Nurhadi juga menambahkan, MAN 2 Payakumbuh menilai adanya kesalahpahaman publik akibat tidak tersampaikannya fakta bahwa permintaan penggunaan plastik berasal dari pihak sekolah sendiri.
Selain itu, sekolah menegaskan penyedia MBG tidak dapat disalahkan dalam situasi ini karena hanya menjalankan instruksi resmi melalui surat permohonan menu.
Pihak sekolah juga menyatakan kesiapan untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat maupun media agar informasi yang beredar tetap akurat dan berimbang.
“Kami terbuka terhadap klarifikasi dan berharap setiap pemberitaan dapat melalui verifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persepsi keliru,” tutup Nurhadi.
Dengan klarifikasi ini, MAN 2 Payakumbuh berharap isu penggunaan plastik pada pembagian MBG dapat dipahami secara proporsional sesuai konteks dan fakta yang ada di lapangan.
(Yud)












