Kapolres Payakumbuh memastikan kegiatan serupa akan terus digencarkan. Titik dan waktu pelaksanaan akan disesuaikan dengan pemetaan wilayah yang dinilai memiliki potensi gangguan Kamtibmas.
Dengan penindakan dan edukasi yang dilakukan secara bersamaan, Polres Payakumbuh berharap para pelanggar jera dan tidak mengulangi perbuatannya. Masyarakat pun diimbau ikut menjaga suasana kota tetap aman, tertib dan nyaman,”jelasnya.
Sementara, Ainul Farhan tokoh muda Koto Nan Ampek yang juga anggota DPRD Kota Payakumbuh, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Payakumbuh dan jajaran atas kegiatan razia yang digelar di wilayah Koto Nan Ampek.
“Balap liar memang sudah meresahkan masyarakat, selain meresahkan masyarakat, aksi balap liar sangat membahayakan keselamatan para pelaku dan masyarakat yang melintas di jalan tersebut,” papar sapaan akrab Farhan itu.
Politisi Nasdem tersebut juga mengatakan, peran Pemko Payakumbuh dalam mencarikan solusi agar tidak terjadinya aksi balap liar di kawasan Koto Nan Ampek Payakumbuh Barat sangat dibutuhkan, seperti apakah nantinya akan diadakan lomba road race salah satu jenis olahraga otomotif berupa balap motor yang sirkuitnya ditentukan Pemko Payakumbuh.
Penertiban razia balap liar tersebut juga dihadiri oleh Waka Polres Payakumbuh Kompol Romarpus Almi, S.H., M.H., dan diikuti pejabat utama serta para kepala Unit Polres Payakumbuh.
(Yud)












