Sebelumnya Sekretaris Daerah, Herman Azmar dalam sambutannya mengatakan, Alek Nagari Potang Balimau merupakan aktraksi Budaya yang megah meriah dan kolosal di Limapuluh Kota. Untuk itu, tradisi ini harus terus dilestarikan secara turun temurun.
“Tradisi aktraksi budaya Potang Balimau ini tak hanya merupakan event lokal, namun kegiatan ini juga menambah semangat untuk menggali sektor pariwisata untuk kemajuan daerah,” ujarnya.
Dikatakannya, atas nama pemerintah daerah pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang bergotong royong mensukseskan Potang Balimau tahun ini.
“Potang Balimau bukan hanya kegiatan seremonial tahunan saja tapi juga terkandung nilai adat dan budaya,” ucapnya.
Ke depan, nilai-nilai adat dan budaya potang Balimau harus tetap dilestarikan secara turun temurun kepada generasi penerus masyarakat.
“Narasi tradisi potang Balimau perlu ditulis dan didokumentasikan secara komprehensif dan lengkap,” pungkasnya.
(Yud)












