BeritaLimapuluh Kota

Budi Febriandi: Bupati Limapuluh Kota Mesti Selektif Memilih Pejabat Kepala Dinas

320
Budi Febriandi, tokoh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota
Budi Febriandi, tokoh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota. (f/ist)

Mjnews.id – Menjelang pelantikan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, tokoh masyarakat yang juga dosen di salah satu fakultas di Limapuluh Kota, Budi Febriandi, turut memberikan tanggapan serta harapan.

Budi Febriandi tokoh masyarakat Limapuluh Kota, saat ditanya wartawan dalam diskusinya menyebutkan, terkait siapa kepala dinas yang ditunjuk Bupati Safni pada 6 OPD yang saat ini sedang menunggu hak prerogatif kepala daerah, tentu prinsip penempatan personel yang selektif oleh seorang bupati sangat penting.

ADVERTISEMENT

“Untuk memastikan pemerintahan berjalan efektif dan akuntabel,” kata Budi saat ngopi darat dengan wartawan di cafe pusat kota Payakumbuh, Minggu 5 Januari 2026.

Dosen salah satu fakultas di Limapuluh Kota itu juga mengatakan, penempatan seseorang dalam jabatan tertentu sebaiknya memastikan bahwa individu tersebut memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pendidikan yang sesuai dengan tuntutan jabatan yang akan diemban, serta mempertimbangkan pengalaman kerja sebelumnya yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab posisi tersebut.

“Menempatkan individu yang terbukti jujur, berintegritas tinggi, dan mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan bebas dari konflik kepentingan,” ungkapnya.

Budi Febriandi juga menyebutkan, untuk posisi manajerial atau kepemimpinan, penting untuk menilai potensi kepemimpinan dan kemampuan untuk memotivasi serta mengelola tim.

Mempertimbangkan kebutuhan strategis pemerintah daerah dan menempatkan orang yang dapat memberikan kontribusi maksimal untuk mencapai tujuan tersebut,.

“Serta proses seleksi yang transparan dan berbasis merit (sistem merit) adalah kunci untuk menghindari praktik nepotisme atau penempatan yang tidak tepat, sehingga menghasilkan birokrasi yang efisien dan melayani masyarakat dengan baik,” ujarnya.

Budi juga berharap agar yang dipilih nanti oleh Bupati Safni agar tidak ada unsur politis.

“Setiap kepala dinas harus mampu menjawab tuntutan masyarakat dan bisa meneruskan visi misi paslon yang disingkat Sakato tersebut,” urainya.

Exit mobile version