BeritaLimapuluh KotaPendidikan

Diduga Gunakan Kayu Bekas pada Struktur Atap, Revitalisasi SMPN 1 Pangkalan Disorot

11
Revitalisasi SMPN 1 Pangkalan
proyek Revitalisasi SMPN 1 Pangkalan. (f/sutan sari alam)

Penggunaan material bekas, menurutnya, dapat dipersoalkan apabila tidak sesuai dengan spesifikasi teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

“Jika revitalisasi dilakukan secara swakelola, maka seluruh pembelian material harus mengacu pada RAB, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan. Apabila ditemukan penggunaan material bekas yang tidak sesuai spesifikasi, hal itu berpotensi menjadi temuan dalam pemeriksaan,” tegas Buyung.

ADVERTISEMENT

Mencuatnya temuan tersebut diharapkan mendapat perhatian dari instansi teknis maupun aparat pengawas agar dilakukan verifikasi terhadap kesesuaian spesifikasi material dengan dokumen perencanaan proyek. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan anggaran negara benar-benar menghasilkan fasilitas pendidikan yang aman, berkualitas, dan memenuhi standar konstruksi yang berlaku.

(sutan)

Exit mobile version