Dishub Sumbar Buka Jalur Alternatif
Untuk mengurangi beban kendaraan di Sitinjau Lauik, Dishub berkoordinasi dengan BPJN dan BMCKTR membuka jalur alternatif seperti Lembah Anai dan Maninjau bagi kendaraan roda dua dan roda empat.
Nanda menekankan bahwa keberhasilan pengendalian lalu lintas tidak lepas dari peran serta masyarakat. Ia mengimbau para pengguna jalan agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
“Disiplin berlalu lintas sangat penting. Jangan menyalip atau mengambil jalur kanan saat antrean karena itu justru memperparah kemacetan dan membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengendara untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi kawasan Sitinjau Lauik yang memiliki tingkat risiko tinggi.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi kendaraan, cuaca, atau lalu lintas tidak memungkinkan,” tutupnya.
Nanda berharap, sinergi antara kebijakan pemerintah, penegakan hukum, dan kesadaran masyarakat dapat terus terjaga demi kelancaran dan keselamatan di salah satu jalur vital Sumatera Barat tersebut.
(hpr)












