BeritaSumatera Barat

Stok Bantuan Bencana Alam di Posko Penampungan Dinas Sosial Sumbar Nyaris Kosong

432
Gubernur Mahyeldi bersama Kadinsos Sumbar serahkan bantuan sembako di Solok
Gubernur Mahyeldi bersama Kadinsos Sumbar serahkan bantuan sembako di Solok. (f/dok. dinsos sumbar)

Bantuan di Kabupaten dan Kota Terdampak Bencana

Menurut Jhoneri, Agam dan Tanah Datar tetap dipantau dan monitor. Di Agam, ada dapur umum Dinas Sosial Sumbar di Malalak. Dan di Tanah Datar ada dapur umum di Malalo.

“Keberadaan dapur umum kita di dua daerah tersebut tetap kita maksimalkan jumlah bantuan nasi bungkus bagi warga di tempat pengungsian sampai tanggal 22 Desember batas tanggap darurat bencana alam di Sumbar”, imbuh Jhoneri.

ADVERTISEMENT

Karena dapur umum selain dari Dinas Sosial ada juga dapur umum bantuan mandiri.

Sesuai penuturan Jhoneri, bahwa semua bantuan bencana alam dan pasca bencana ini yang masuk ke Sumbar, baik bantuan dari sektor pemerintah, swasta, dan bantuan mandiri.

Jhoneri menilai sesuai pengamatannya cukup merata ke semua daerah terdampak, dan hingga hari ini pun tak ada keluhan atas kesenjangan penyaluran bantuan, jelasnya.

Terkait bantuan dari pemerintah OPD Provinsi Sumbar, pun ada pula yang menyalurkan bantuan secara mandiri serta kerja sama dengan BPBD daerah setempat seperti Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultur, Perkebunan (Dispertahorhutbun) Sumbar, serta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, ujarnya.

“Artinya, setiap penyaluran bantuan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Sumbar, dan BPBD tingkatan Provinsi Sumbar, dan BPBD daerah kabupaten/kota, walaupun sumber bantuan tersebut berasal dari sesama OPD Provinsi Sumbar juga”, pungkasnya.

(Obral)

Exit mobile version