Mjnews.id – Peringatan Hari Jadi Sumatera Barat (Sumbar) ke-81 menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Sumbar untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat, termasuk para lanjut usia. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan anjangsana dan silaturahmi ke Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Sabai Nan Aluih di Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumbar, Dianita Maulin Vasko, yang juga merupakan istri Wakil Gubernur Sumbar. Dalam kesempatan itu, Dianita menyerahkan bantuan untuk mendukung kebutuhan para kelayan serta operasional panti.
Dianita mengatakan, anjangsana tersebut merupakan bagian dari semangat perayaan Hari Jadi Sumbar ke-81 untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat, khususnya para lanjut usia.
“Momentum hari jadi Sumatera Barat ini kita manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan perhatian kepada para orang tua yang ada di panti. Semoga kehadiran kami dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi bapak dan ibu semua,” ujar Dianita.
Menurutnya, para lanjut usia merupakan bagian penting dari perjalanan kehidupan masyarakat. Karena itu, perhatian dan kepedulian kepada mereka perlu terus dibangun, tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat memperkuat kepedulian kita kepada para lansia. Kemajuan daerah tidak hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana kita memberikan perhatian dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat,” tambahnya.
Tidak hanya bersilaturahmi di area utama panti, Dianita juga menyempatkan diri mengunjungi langsung wisma hunian para kelayan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat lebih dekat kondisi tempat tinggal sekaligus merasakan secara langsung suasana kehidupan sehari-hari para lansia yang tinggal di panti.
Sementara itu, Kepala UPTD PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin, Mayarizal mengatakan pihaknya secara rutin menyelenggarakan berbagai kegiatan bagi para kelayan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Kegiatan tersebut meliputi bimbingan dan pelayanan kesehatan, bimbingan sosial, keterampilan, kesenian, rohani atau wirid, serta bimbingan jasmani melalui senam lansia.
“Intinya tugas kami di sini adalah memastikan kebutuhan dasar para kelayan terpenuhi, kesehatan mereka terjaga, dan semangat hidupnya tetap ada, serta mereka bisa beribadah secara optimal,” ungkap Mayarizal.
Ia menerangkan, saat ini PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin dihuni sekitar 100 orang kelayan lanjut usia, terdiri dari 31 perempuan dan 69 laki-laki. Mereka berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Mayarizal menambahkan, PSTW Sabai Nan Aluih telah berdiri sejak 1978. Untuk mendukung pelayanan dan pemenuhan kebutuhan hunian para kelayan, saat ini tersedia 14 wisma di lingkungan panti.
“Sekarang sedang dibangun satu wisma baru dan direncanakan selesai pada Desember mendatang,” jelasnya.












