| Lurah Silang Bawah, Dedi Adrian. |
PADANG PANJANG, MJNews.id – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Silaing Bawah (Silba), Kecamatan Padang Panjang Barat (PBB), Kota Padang Panjang, Senin (24/1/2022), mengusulkan 12 usulan prioritas. Sama, pada Musrenbang tahun lalu, Kelurahan Silaing Bawah, nengusulkan 12 kegiatan. Namun, hanya tiga buah usulan yang dapat terealisasi.
“Pada Musrenbang tahun ini, kita berharap Musrembang tahun ini ada penambahan kegiatan dari tahun lalu,” ujar Lurah Silang Bawah, Dedi Adrian, menjawab MJNews.id, Jumat 28 Januari 2020 di ruang kerjanya.
Kelurahan Silaing Bawah memiliki 22 RT dengan bermacam keluhan. Untuk, memeratakan usulan, pada saat pra musrenbang, pihak kelurahan meminta satu usulan per RT. Jadi terkumpul 22 usulan. Setelah disaring, untuk dijadikan prioritas unggulan.
“Setelah dibahas ditingkat kelurahan disepakati menjadi 12 usulan sesuai dengan batas usulan untuk kelurahan tipe 1,” terang Sang Lurah.
Dua Belas usulan yang kita ajukan itu, 11 usulan bidang fisik dan satu bidang sosial budaya. Di antaranya perbaikan trotoar RT 22, lanjutan pendaman tebing di RT 19, pemasangan pagar pengaman, pengaspalan jalan RT 8, penutupan riol RT 14, pengecoran jalan setapak, dan penyambungan aliran air.
Lalu, pada bidang sosial budaya, penanganan stunting. Dikelurahan Silang Bawah terdapat 66 orang penderita Stanting. Untuk mencegah,kita berupaya mendirikan pos gizi di dua titik pos gizi RT 3 dan RT 13. Serta, mensosialisasikan hidup sehat dan lingkungan bersih.
“Bagi ibuk-ibuk yang sedang hamil dan sudah punya anak, kita sarankan untuk mencukupi asupan gizi selama masa hamil dan melahirkan,” ujar Dedi.
Lebih jauh Dedi mengatakan, dari 22 usulan di pra musrenbang yang belum terealisasi pada musrenbang, pihaknya akan melobi anggota DPRD, untuk dapat mengaeahkan sebagaian dana Pikirnya untuk merealisasikan berapa kegiatan yang tidak terakomodir dalam musrenbang. Andai, tidak bisa terealisasi dengan dana Pokir, kita akan coba usahakan dengan mengusahakan kegiatan rutin OPD.
Terkait, masih tingginya kasus stunting di wilayahnya, terutama Kelurahan Silaing Bawah. Ada 66 kasus stunting di Kelurahan Silaing Bawah, menurut Dedi Adrian, pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, berupaya keras untuk menekan pertambahan kasus Stunting di wilayahnya dengan terus mengedukasi masyarakat untuk membiasakan hidup sehat dan mencukupi asupan gizi bagi para ibu ibuk yang lagi hamil dan mempunyai Balita.
(son)





